Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Warung Ngopi Silaturahmi Ambruk Akibat Hujan Deras Yang Disertai Angin Kencang, Owner Hanya Bisa Bersabar

Mukhamad Zainul Fikri • Selasa, 5 November 2024 | 05:17 WIB
AWAS: Bangunan Warung Ngopi Silaturahmi ambruk dampak hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada senin (4/11/2024).
AWAS: Bangunan Warung Ngopi Silaturahmi ambruk dampak hujan deras dan angin kencang yang terjadi pada senin (4/11/2024).

TULUNGAGUNG - Hujan deras disertai angin kencang terjadi di Kabupaten Tulungagung, senin (4/11/2024).

Beberapa bangunan menjadi korban. Salah satunya adalah salah satu warung kopi (warkop) yang terletak Desa Mangunsari Kecamatan Kedungwaru.

Bagian depan warkop bernama Warung Ngopi Silaturahmi itu ambruk saat hujan disertai angin kencang yang terjadi pada pukul 13.00 - 15.00.

Masih untung, saat bangunan ambruk, tidak ada seorangpun yang ada dibawahnya.

Baca Juga: Tulungagung Diterpa Hujan-Angin, Pohon di Tiga Desa Tumbang

Karena biasanya, banyak pengunjung warkop yang menempati bangunan itu saat siang atau sore hari.

Letaknya yang berada dipinggir kali Ngrowo di Desa Mangunsari, membuat pengunjung betah untuk menikmati secangkir kopi di Warung Ngopi Silaturahmi.

Owner Warung Ngopi Silaturahmi, Lailul Nizarriski hanya bisa bersabar saat melihat langsung bangunan warkopnya ambruk.

Karena kerugian dari tragedi itu ditaksir sampai Rp 5 juta rupiah.

Tetapi, bangunan yang rusak itu tidak langsung diperbaiki hari itu juga.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin Kencang Sapu 19 Kecamatan di Tulungagung, Lima Kecamatan Ini yang Paling Parah

Bangunan malah diratakan dengan tanah dan direncanakan akan dibangun dengan bangunan baru yang lebih kokoh dan bagus.

“Sampai sekarang belum diperbaiki. Rencananya mau saya bangun lagi yang lebih bagus setelah ini,” jelas Nizar, sapaan akrabnya.

Selain kerugian materi, Nizar melanjutkan warkopnya tidak bisa beroprasi secara maksimal sebelum bangunan baru jadi. Kapasitas pengunjung berkurang karena salah satu bagian wakop yang ambruk itu.

Hujan deras dan angin kencang memang sering terjadi di Tulungagung utamanya saat awal memasuki musim penghujan.

Selain merusak bangunan, hujan deras dan angin kencang tidak jarang menumbangkan pohon-pohon berukuran besar. ***

Editor : Mukhamad Zainul Fikri
#Kabupaten Tulugagung #hujan #angin kencang #bangunan ambruk #Mangunsari #warkop