TULUNGAGUNG – Sebuah kejadian memilukan mengguncang Dusun Pecuk, Desa Pecuk, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, pada Senin, (25/11/2024) sore.
Seorang pelajar SMA melahirkan secara mendadak di kamar mandi rumahnya, yang berujung pada meninggalnya bayi yang dilahirkan.
Kronologi Kejadian
Sekira pukul 17.00 WIB, saksi, Nita Anjar Esti Yunani (38), merupakan ibu dari korban, memanggil anaknya, inisial FS (18), yang berada di kamar mandi.
Setelah beberapa kali panggilan tidak mendapat jawaban, ia membuka pintu kamar mandi yang tidak terkunci.
Betapa terkejutnya ia mendapati anaknya dalam posisi jongkok dengan tangan berpegangan pada bibir bak air, sementara di bawahnya tergeletak bayi yang baru lahir dengan tali pusar masih terhubung.
Kepanikan melanda, Nita berteriak meminta pertolongan hingga suaminya, Ismanto, dan tetangga, Sdr. Sudarsono, datang membantu.
Bayi yang lahir dalam kondisi lemah segera ditangani bidan setempat, Arinintiyas, yang memotong tali pusar bayi.
Sayangnya, bayi perempuan tersebut telah meninggal dunia saat diperiksa.
Penyelidikan Awal
Tim INAFIS Polres Tulungagung yang tiba di lokasi bersama petugas medis menemukan luka dan tanda-tanda kekerasan pada tubuh bayi tersebut.
Jenazah bayi langsung dibawa ke RSUD Dr. Iskak untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Sementara itu, korban FS dilarikan ke RSUD Tulungagung menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Kesaksian Saksi Mata
Nita menyatakan dirinya sangat terkejut saat menemukan anaknya dalam kondisi demikian. “Saya tidak menyangka. FS tidak pernah mengeluh apa-apa sebelumnya. Ini semua terjadi begitu cepat,” ujarnya dalam kondisi terpukul.
Bidan yang memberikan pertolongan pertama, Arinintiyas, memastikan bayi telah meninggal dunia saat tiba di lokasi.
“Bayi sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat saya periksa,” katanya.
Tindakan Kepolisian
Polisi telah melakukan langkah-langkah investigasi, termasuk olah TKP, pemeriksaan saksi-saksi, serta penyelidikan lebih lanjut yang kini ditangani oleh Sat Reskrim Polres Tulungagung.
Kejadian ini memunculkan tanda tanya besar terkait penyebab luka pada tubuh bayi serta kondisi psikologis korban.
Kesimpulan Sementara
Hingga kini, pihak kepolisian masih menunggu hasil otopsi dari RSUD dr. Iskak. Proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap detail kejadian tragis ini.
Kasus ini menjadi perhatian serius karena melibatkan seorang pelajar yang belum menikah, serta adanya indikasi kekerasan pada bayi.
Pihak keluarga dan masyarakat setempat berharap kebenaran segera terungkap dan pihak berwajib dapat mengambil langkah yang tepat.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra