TULUNGAGUNG - Hujan intensitas deras dan cukup lama yang terjadi pada Jumat (6/12) membuat sejumlah jalan di Tulungagung tergenang.
Tak ayal hal ini membuat kondisi lalu lintas di jalanan Tulungagung macet.
Bahkan ada beberapa sepeda motor alami mati mesin saat lewati genangan air tersebut.
Baca Juga: Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Kejari Tulungagung Tegaskan Komitmen Zero Korupsi
Berdasarkan pengamatan, setidaknya ada tiga titik jalan yang mengalami genangan air yang cukup dalam.
Pertama yakni di Jalan Ahmad Yani Timur atau tepat di depan Mapolres Tulungagung.
Diketahui genangan air di wilayah itu kurang lebih setinggi 15 sentimeter.
Baca Juga: Menjelang Nataru, 7 Pantai Cantik di Tulungagung Ini Cocok untuk Liburan Akhir Tahun
Akibat genangan air tersebut membuat kondisi arus lalu lintas mengalami kemacetan.
Bahkan tidak sedikit, kendaraan sepeda motor yang mengalami mati mesin saat melintas jalur ini.
“Jalur depan Mapolres Tulungagung banjir, banyak kendaraan sepeda motor yang macet atau mengalami mati mesin saat melintas,” jelas Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto Jumat (6/12).
Baca Juga: Di-Endorse Judol, Selebgram Tulungagung Dihadiahi Hukuman 10 Bulan Penjara
Mendapati banyaknya kendaraan yang macet atau mati mesin, anggota Sabhara Polres Tulungagung terjun secara langsung untuk membantu pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Tak hanya itu, peristiwa hujan dengan intensitas yang cukup deras dan waktu lama ini membuat halaman Polres Tulungagung juga tergenang air.
Menurut dia genangan air yang ada di halaman Mapolres Tulungagung ini biasanya surut dalam 20 menit.
“Iya di halaman Polres Tulungagung juga tergenang air, biasanya 20 menit itu surut. Karena tergenang air, apel sore dilakukan di gedung SAR,” pungkasnya.
Genangan air juga terjadi di Jalan KH Agus Salim, tepatnya sebelah barat jalur kereta.
Baca Juga: Pelajar SMA di Tulungagung FS Membantah Mencelakai Bayi yang Baru Dilahirkannya
Meskipun genangan air di jalur ini cukup dangkal, namun membuat kondisi lalu lintas di wilayah tersebut mengalami kemacetan.
Kemudian genangan air akibat hujan dengan intensitas tinggi ini juga terjadi di Jalan I Gusti Ngurah Rai, tepatnya di simpang empat Jepun ke utara.
Genangan air di wilayah ini setinggi betis orang dewasa. Tentu akibat genangan ini menghambat arus lalu lintas di jalur tersebut.
“Iya mas di jalur ini genangan airnya cukup dalam. Tadinya saya ragu mau lewat sini, ternyata memang benar ada genangan air,” jelas Hafid Suryo, seorang pengendara yang melintasi jalur provinsi tersebut.
Berdasarkan pengamatan, sekitar 15 menit di Jalan I Gusti Ngurah Rai membuat 3 kendaraan sepeda motor mengalami mati mesin akibat menerjang genangan air.
Bahkan kendaraan milik Hafid, mesinnya tidak dapat hidup kembali setelah didorong ke tempat yang tidak tergenang.
“Rencananya mau saya bawa ke bengkel, mungkin mesinnya kemasukan air,” pungkasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana