TULUNGAGUNG - Wisatawan dilarang nggadur alias “semau gue” saat plesir di kawasan wisata pantai di Tulungagung.
Alasannya saat ini Tulungagung sedang menghadapi cuaca ekstrem.
Diketahui, setiap tempat wisata pantai di Tulungagung dipasang papan imbauan untuk wisatawan.
Baca Juga: Ribuan Wanita di Tulungagung Pilih Menjanda, Bukan Hanya Masalah Ekonomi Saja
Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan, bahwasanya telah berkirim surat kepada seluruh pengelola wisata, khususnya wisata pantai di Tulungagung.
Wisata pantai di Tulungagung ini terdapat di empat kecamatan yakni Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, dan Kalidawir.
Diketahui, dalam surat tersebut, pihaknya meminta pengelola wisata dapat mengutamakan keselamatan wisatawan.
Baca Juga: Transportasi Kereta Api Jadi Favorit di Libur Nataru, 76 Ribu Tiket Ludes
Menurutnya, keputusan itu dilakukan lantaran BMKG yang memprediksi adanya cuaca ekstrem dan ombak besar di pengujung tahun 2024 ini.
“Tiga minggu lalu, kita sudah ada rakor dengan pengelola wisata air untuk berkomitmen mengutamakan keselamatan pengunjung. Karena prediksi BMKG di akhir tahun ini akan ada cuaca ekstrem dan ombak juga,” jelasnya.
Baca Juga: Libur Nataru, Arus Penumpang Terminal Gayatri Tulungagung Naik 30 Persen
Secara teknis, pengelola wisata diwajibkan untuk memasang papan imbauan pada wilayah-wilayah berbahaya.
Papan imbauan ini bertujuan boleh tidaknya wisatawan beraktivitas di wilayah tersebut.
Baca Juga: Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 Bakal Disebarluaskan, Begini Alasan DKP Tulungagung
Tak hanya itu, pengelola wisata juga diwajibkan untuk menyiagakan petugas atau pemantau di seluruh penjuru tempat wisata.
Menurut dia, upaya preventif ini dapat mewujudkan zero accident pada perayaan Natal dan tahun baru.
“Ini sudah kita sepakati kemarin dengan seluruh pengelola wisata. Harus ada,” ucapnya.
Mendapati hal itu, pihaknya mengimbau seluruh wisatawan yang akan menghabiskan masa libur Natal dan tahun baru di wisata pantai agar mematuhi aturan pengelola pantai.
Mengingat, adanya prediksi cuaca ekstrem yang akan terjadi di wilayah pantai selatan.
Diketahui, terciptanya zero accident pada peringatan Natal dan tahun baru ini menjadi atensi seluruh pihak.
“Patuhi imbauan dari pengelola wisata, kalau tidak boleh berenang ya jangan berenang, kalau tidak boleh nyemplung ya jangan nyemplung,” pungkasnya.
Editor : Dharaka R. Perdana