Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Silakan Berkunjung ke Wisata Pantai di Tulungagung, Asal Jangan ....

Matlaul Ngainul Aziz • Senin, 30 Desember 2024 | 03:45 WIB

Wisatawan sedang berkunjung di Pantai Gemah beberapa waktu lalu.
Wisatawan sedang berkunjung di Pantai Gemah beberapa waktu lalu.

TULUNGAGUNG - Wisatawan dilarang nggadur alias “semau gue” saat plesir di kawasan wisata pantai di Tulungagung.

Alasannya saat ini Tulungagung sedang menghadapi cuaca ekstrem.

Diketahui, setiap tempat wisata pantai di Tulungagung dipasang papan imbauan untuk wisatawan.

Baca Juga: Ribuan Wanita di Tulungagung Pilih Menjanda, Bukan Hanya Masalah Ekonomi Saja

Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengatakan, bahwasanya telah berkirim surat kepada seluruh pengelola wisata, khususnya wisata pantai di Tulungagung.

Wisata pantai di Tulungagung ini terdapat di empat kecamatan yakni Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, dan Kalidawir.

Diketahui, dalam surat tersebut, pihaknya meminta pengelola wisata dapat mengutamakan keselamatan wisatawan.

Baca Juga: Transportasi Kereta Api Jadi Favorit di Libur Nataru, 76 Ribu Tiket Ludes

Menurutnya, keputusan itu dilakukan lantaran BMKG yang memprediksi adanya cuaca ekstrem dan ombak besar di pengujung tahun 2024 ini.

“Tiga minggu lalu, kita sudah ada rakor dengan pengelola wisata air untuk berkomitmen mengutamakan keselamatan pengunjung. Karena prediksi BMKG di akhir tahun ini akan ada cuaca ekstrem dan ombak juga,” jelasnya.

Baca Juga: Libur Nataru, Arus Penumpang Terminal Gayatri Tulungagung Naik 30 Persen

Secara teknis, pengelola wisata diwajibkan untuk memasang papan imbauan pada wilayah-wilayah berbahaya.

Papan imbauan ini bertujuan boleh tidaknya wisatawan beraktivitas di wilayah tersebut.

Baca Juga: Gerakan Pangan Murah (GPM) 2025 Bakal Disebarluaskan, Begini Alasan DKP Tulungagung

Tak hanya itu, pengelola wisata juga diwajibkan untuk menyiagakan petugas atau pemantau di seluruh penjuru tempat wisata.

Menurut dia, upaya preventif ini dapat mewujudkan zero accident pada perayaan Natal dan tahun baru.

“Ini sudah kita sepakati kemarin dengan seluruh pengelola wisata. Harus ada,” ucapnya.

Mendapati hal itu, pihaknya mengimbau seluruh wisatawan yang akan menghabiskan masa libur Natal dan tahun baru di wisata pantai agar mematuhi aturan pengelola pantai.

Mengingat, adanya prediksi cuaca ekstrem yang akan terjadi di wilayah pantai selatan.

Diketahui, terciptanya zero accident pada peringatan Natal dan tahun baru ini menjadi atensi seluruh pihak.

“Patuhi imbauan dari pengelola wisata, kalau tidak boleh berenang ya jangan berenang, kalau tidak boleh nyemplung ya jangan nyemplung,” pungkasnya.

Editor : Dharaka R. Perdana
#Wisata Pantai Tulungagung #tulungagung #wisata pantai #wisata #nataru #libur nataru