Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Remintasi PMI Tahun 2024 di Tulungagung Meningkat Capai Rp 2,3 Triliun

Matlaul Ngainul Aziz • Rabu, 15 Januari 2025 | 22:54 WIB

BANGGA: Jumlah remintasi PMI asal Tulungagung tahun 2024 meningkat capai Rp 2,3 triliun.
BANGGA: Jumlah remintasi PMI asal Tulungagung tahun 2024 meningkat capai Rp 2,3 triliun.

KOTA, Radar Tulungagung
- Remintasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Kabupaten Tulungagung di tahun 2024 kemarin meningkat Rp 200 miliar. Diketahui remintasi PMI di Tulungagung tahun 2024 mencapai Rp 2,3 triliun.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Tulungagung, Agus Santoso mengatakan, peningkatan devisa melalui remintasi oleh PMI asal Tulungagung mengalami peningkatan di tahun 2024. Diketahui peningkatan remintasi tersebut melonjak hingga Rp 200 miliar.

Berdasarkan data, jumlah remintasi PMI asal Tulungagung di tahun 2024 kemarin mencapai Rp 2,3 triliun. Dimana sebelumnya di tahun 2023 hanya sekitar Rp 2,1 triliun.

“Jumlah remintasi PMI Tulungagung ini meningkat dibanding tahun sebelumnya. Kalau tahun 2023 lalu, sekitar Rp 2,1 triliun dan tahun 2024 Rp 2,3 triliun,” jelasnya kemarin (15/1).

Kemudian untuk negara tujuan yang masih menjadi primadona PMI asal Tulungagung, yakni Hongkong, Taiwan dan Korea. Menurutnya tahun 2024 kemarin, setidaknya ada 3.405 PMI yang telah diberangkatkan ke ketiga negara tersebut.

“Kalau jumlah yang berangkatkan ke luar negeri tahun 2024 kemarin itu ada sekitar 3.405 PMI. Ada tiga negara tujuan, Hongkong, Taiwan dan Korea,” ucapnya.

Diketahui selama periode tahun 2024, jumlah pencari kerja di Tulungagung mencapai 4.147 orang. Yang mana data tersebut didapat dari permohonan kartu kuning pencari kerja.

Ribuan pencari kerja tersebut, setidaknya 3.571 pencari kerja sudah mendapatkan pekerjaan. Menurutnya sekitar 86 persen pencari kerja di Tulungagung telah mendapatkan pekerjaan sesuai dengan minatnya.

“Jadi dari total pencari kerja itu ada 86 persen sudah mendapatkan pekerjaan,” ungkapnya.

Pihaknya kesulitan dalam memantau usia kerja atau pencari kerja yang tidak memiliki kartu kuning. Menurutnya sulit untuk memantau pencari kerja yang belum mengantongi kartu kuning tersebut. Dimana usia kerja atau pencari kerja yang belum mengantongi kartu kuning masuk dalam kategori pengangguran.

Diketahui tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung mencapai 4,6 persen. Dimana tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

“Ada penurunan dari tahun sebelumnya. Artinya masyarakat yang bekerja di Tulungagung tahun 2024 ini ada peningkatan sehingga tingkat penganggurannya menurun,” tutupnya.(ziz)

Editor : Matlaul Ngainul Aziz
#luar negeri #hongkong #Pmi Tulungagung