Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kelanjutan YESS di Tulungagung Penuh Tanda Tanya, Padahal Animo Tetap Tinggi

Aditya Yuda Setya Putra • Senin, 27 Januari 2025 | 20:39 WIB

Petani merontokkan padi saat panen raya di persawahan Kleben, di Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, beberapa waktu lalu.
Petani merontokkan padi saat panen raya di persawahan Kleben, di Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, beberapa waktu lalu.

RADAR TULUNGAGUNG – Tingginya minat petani muda di Tulungagung perlu direspons serius Pemkab Tulungagung.

Sayangnya, Dinas Pertanian Tulungagung belum dapat memastikan kelanjutan program Youth Entrepreneur and Employment Support Services (YESS) yang disebut jadi pemicu munculnya banyak petani muda.

Baca Juga: Jadwal Pengisisan Kursi Pimpinan OPD Lowong Masih Gelap, Sekda Tulungagung: Menunggu Pusat

Untuk diketahui, YESS merupakan program yang dikembangkan oleh Kementerian Pertanian (Kementan) dan International Fund for Agriculture Development (IFAD).

Tujuan utama dari program YESS adalah menciptakan wirausaha muda di pedesaan serta meningkatkan kompetensi tenaga kerja di sekotor pertanian.

Baca Juga: Tahun Baru Imlek Penuh dengan Ornamen Khas, Ternyata Punya Makna

Kepala Dinas Pertanian Tulungagung, Suyanto mengungkapkan, minat petani muda di Tulungagung untuk bergabung di program ini cukup besar.

Tahun lalu, ada 13.156 orang pelaku industri di bidang pertanian yang tertarik dan bergabung di program ini.

“Untuk minat petani milenial di Tulungagung, alhamdulillah kemarin tercetak sampai dengan 2024 itu 13.156 petani. Kemudian untuk yang aktif 11. 465 petani,” kata dia.

Baca Juga: Ini Tiga Resep Kue Keranjang Khas Imlek, Semua Pasti Bisa Membuatnya

Program ini ditujukan bagi para pemuda untuk mengembangkan perekonomian melalui kewirausahaan dan menambah peluang kerja, khususnya di wilayah pedesaan.

Ada empat komponen dalam program YESS.

Baca Juga: Ini Tiga Resep Kue Keranjang Khas Imlek, Semua Pasti Bisa Membuatnya

Yakni, transisi pemuda pedesaan untuk bekerja, kewirausahaan pemuda pedesaan, investasi untuk pemuda pedesaan, dan lingkungan penunjang untuk pemuda pedesaan.

“Kemudian untuk programnya, peningkatan kapasitas fasilitator, pelatihan proposal bisnis, pelatihan manajemen bisnis bagi pemula, literasi keuangan bagi kelompok sasaran, kemudian workshop business motivation,” lanjutnya.

Jumlah anggaran yang dikucurkan bagi para peserta juga terbilang tinggi.

Baca Juga: Potongan Kepala Korban Mutilasi Ngawi Ditemukan Tanpa Bau Menyengat, Begini Kepribadian Korban

Suyanto mengatakan, anggaran hibah kompetitif dan CSR program YESS Tulungagung selama 2021 hingga 2024 mencapai total Rp 6,95 miliar (M).

“Yang 2024 sejumlah Rp 682,38 juta,” sambungnya.

Sayangnya, dia belum dapat memastikan apakah program serupa bakal kembali digelar di tahun ini.

Baca Juga: Kolam Renang Tirta Jwalita Trenggalek Kian Merana

Hal ini memang patut disayangkan, mengingat pemerintah daerah perlu menggelar banyak program yang bisa dijadikan sebagai stimulus bagi para petani muda.

“(Minat petani muda, Red) masih tinggi sekali. Makanya kemarin ada perekrutan banyak sekali yang mendaftar, karena banyak yang senang dikasih workshop, dikasih pelatihan,” ucapnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Pedesaaan #tulungagung #pertanian #petani muda #YESS #petani