Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cuaca Buruk, Harga Ikan Laut di Tulungagung Melonjak

Wanda Asmah Khoiriyah • Rabu, 29 Januari 2025 | 22:05 WIB
Seorang pedagang sedang mengemas ikan layur di Pasar Ikan Bandung.
Seorang pedagang sedang mengemas ikan layur di Pasar Ikan Bandung.

Tulungagung – Komoditas ikan laut di Tulungagung mengalami lonjakan harga.

Faktor cuaca buruk sebabkan pasokan ikan menurun.

Taufik, salah seorang pedagang ikan di Pasar Ngemplak mengatakan, kenaikan harga ikan laut bervariasi antara Rp 3 ribu hingga Rp 5 ribu per kilogram.

Salah satunya adalah ikan layur yang sebelumnya dipatok harga Rp 30 ribu, kini naik menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

Setara dengan ikan tongkol mengalami kenaikan sekitar Rp 25-27 ribu tergantung dengan ukuran ikan.

“Kalau harga ikan laut memang semua mengalami kenaikan, selain itu harga masih stabil,” ujarnya.

Tidak hanya jenis ikan, cumi-cumi juga merangkak naik sekitar Rp 48 ribu per kilogram.

Menurut Taufik, tingginya harga ikan laut dipengaruhi berbagai faktor, khususnya faktor cuaca.

“Cuaca buruk yang terjadi sebabkan nelayan kesulitan mendapatkan pasokan ikan laut. Alhasil, harga ikan saat ini sedang naik,” bebernya.

Pria paro baya tersebut mengatakan, meski harga ikan laut semakin tinggi, tapi tidak membuat para pembeli turun.

Menurut dia, permintaan pembeli semakin meningkat untuk memenuhi kebutuhan konsumen pribadi maupun pedagang makanan yang mengolah ikan laut.

“Meskipun permintaan para pembeli tetap, saya tidak berani kulakan ikan laut dengan jumlah yang besar,” terangnya.

Taufik mengaku saat ini ikan yang dijual lebih banyak komoditas ikan tambak dan ikan budi daya, seperti gurami, udang, lele, dan lainnya.

Tidak dipungkuri harga ikan tawar lebih stabil dibandingkan dengan harga ikan laut yang saat ini mengalami kenaikan.

Keadaan tersebut dia lakukan guna mengatasi kerugian saat stok terbatas.

Disinggung soal harga ikan tawar, Taufik mengatakan harga gurami tetap stabil.

Meski mengalami fluktuatif, ikan gurami masih laku di pasaran, mengingat saat menjelang Imlek permintaan ikan gurami tidak mengalami kenaikan.

“Permintaan ikan gurami sama seperti hari biasanya, tidak ada peningkatan jelang Imlek,” ungkapnya.

Taufik berharap harga ikan laut bisa stabil sehingga ikan yang dijual tidak hanya ikan air tawar.

Bagi penjual memang mendapatkan dampak yang signifikan, seperti kehilangan para pembeli jika harga yang dibanderol tinggi.

“Memang tidak bisa dipastikan kapan akan stabil harganya. Kami sebagai pejual hanya menyiasati agar tidak mengalami kerugian,” tandasnya. (mg1/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#budi daya #ikan laut #kenaikan harga #ikan tawar #pedagang ikan