RADAR TULUNGAGUNG - Durian adalah buah tropis yang banyak dibudidayakan di Asia Tenggara, termasuk Tulungagung, Jawa Timur.
Untuk menanam durian, ada dua metode utama yang bisa digunakan, yaitu dari biji dan dari setek atau cangkok.
Baca Juga: Boleh Dicoba, Bau Durian di Tangan Bisa Ngacir dengan Cara Ini
Kedua metode tanam durian ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.
Mari kita bahas cara terbaik menanam durian!
1. Menanam Durian dari Biji
Metode ini sering digunakan karena sederhana dan mudah dilakukan. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Kelebihan:
- Akar lebih kuat dan tahan lama.
Baca Juga: Biji Durian Boleh Dimakan? Berikut Sederet Fakta dan Mitos Durian
- Cocok untuk dijadikan batang bawah dalam penyambungan atau okulasi.
- Biaya lebih murah karena tidak perlu membeli bibit siap tanam.
Kekurangan:
- Waktu berbuah lama, bisa 8 hingga 10 tahun.
- Sifat buah tidak selalu sama dengan induknya.
- Risiko pohon tumbuh tinggi sehingga sulit dipanen.
Cara Menanam Durian dari Biji:
Baca Juga: Hati-hati Belah Durian, Salah Sedikit Bisa Terluka, Ini Tipsnya
- Pilih biji dari buah durian matang dan segar (jangan gunakan biji yang sudah kering).
- Bersihkan biji dari sisa daging buah dan rendam dalam air selama 24 jam.
- Siapkan media tanam, seperti campuran tanah, pasir, dan pupuk kompos.
- Tanam biji dengan posisi tidur (horizontal) di dalam polybag dengan kedalaman sekitar 2-3 cm.
Baca Juga: Jangan Sampai Kecele, Berikut 7 Tips Memilih Durian
- Siram secara rutin dan tempatkan di tempat yang teduh hingga berkecambah.
- Pindahkan ke lahan terbuka setelah bibit tumbuh 30-50 cm.
2. Menanam Durian dari Setek atau Cangkok
Metode ini lebih cepat menghasilkan buah karena berasal dari pohon induk yang sudah berbuah.
Kelebihan:
- Waktu berbuah lebih cepat, bahkan 3-5 tahun bisa menghasilkan panen durian.
- Sifat buah sama dengan induknya (rasa, ukuran, dan kualitas).
- Pohon lebih pendek, sehingga lebih mudah dirawat dan dipanen.
Kekurangan:
- Akar lebih lemah dibanding pohon dari biji.
Baca Juga: Siapa Bilang Tak Hasilkan Durian, Berikut 5 Besar Wilayah Penghasil Durian di Tulungagung
- Rentan roboh jika terkena angin kencang atau hujan deras.
- Harga bibit lebih mahal dibanding biji.
Cara Menanam Durian dari Setek atau Cangkok:
- Pilih cabang yang sehat dari pohon durian unggul.
- Luka bagian kulit cabang sepanjang 5-10 cm dan biarkan mengering.
Baca Juga: Kenalkan, Ini Durian Andalan 5 Daerah di Eks Karesidenan Kediri
- Bungkus luka dengan tanah atau cocopeat yang lembab, lalu tutup dengan plastik atau sabut kelapa.
- Siram secara rutin dan tunggu akar tumbuh dalam 1-2 bulan.
- Potong dan tanam di polybag atau lahan dengan tanah yang subur.
- Pastikan penyiraman teratur dan beri pupuk secara berkala.
Mana yang Lebih Baik?
Jika Anda ingin pohon durian yang kuat dan tahan lama, menanam dari biji adalah pilihan terbaik.
Namun, jika Anda ingin panen lebih cepat dengan kualitas buah yang terjamin, pilih metode setek atau cangkok.
Bagi petani komersial, biasanya mereka menggunakan biji untuk batang bawah, lalu menyambungnya dengan varietas unggul melalui teknik okulasi atau grafting.
Dengan begitu, tanaman memiliki akar kuat sekaligus berbuah lebih cepat.
Apa pun caranya, pastikan tanaman durian dirawat dengan baik agar menghasilkan buah berkualitas tinggi!
Editor : Dharaka R. Perdana