Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pernah Alami Krisis Air di Musim Kemarau, Ini Langkah Warga Desa Notorejo di Tulungagung!

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 8 Februari 2025 | 22:31 WIB
Ilustrasi sumber air.(Freepik)
Ilustrasi sumber air.(Freepik)

Tulungagung - Pencarian dan pembangunan sumber air bersih di Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Tulungagung, telah selesai.

Masyarakat Desa Notorejo sudah siap menyambut datangnya musim kemarau tahun ini.

Sekadar diketahui, datangnya musim kemarau cukup membuat masyarakat kelabakan.

Selain udara yang panas, kekeringan juga selalu menghantui warga di seluruh penjuru dunia.

Seperti halnya masyarakat di Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Tulungagung.

Di desa tersebut, setiap tahunnya pada musim kemarau selalu menjadi problematika tersendiri.

Kebutuhan akan air bersih juga sangat penting bagi warga.

Karena, air merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi umat manusia.

Kepala Desa Notorejo, Kecamatan Gondang, Tulungagung, Mustakim menjelaskan, pencarian dan pembangunan sumber air ini bertujuan untuk penyediaan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Notorejo.

Selain untuk kebutuhan air bersih, juga menjadi cadangan kebutuhan air ketika musim kemarau tiba.

Pencarian dan pembangunan air tersebut tersebar di tiga titik, yaitu bertempat di Dusun Ngglonggong, Karang Tengah, dan Sumber.

"Pogram ini dari kostrad pusat. Awalnya kami dari desa mengajukan program ini ke kecamatan. Lalu dicari titik sumber airnya dengan teknologi dari TNI. Kemudian terpilihlah tiga titik di tiga dusun tersebut," jelasnya.

Mustakim menambakan, pengeboran sumber air bersih ini hingga mencapai kedalaman lebih dari 50 meter.

Pencarian titik sumber airnya dilakukan sejak Desember lalu dan telah selesai di awal bulan Februari ini.

Air tersebut tersedia untuk seluruh warga masyarakat tanpa terkecuali.

"Mudah-mudahan bisa menjadi manfaat bagi seluruh masyarakat," tambahnya.

Tokoh masyarakat dan budayawan di Desa Notorejo, Agung Kondho Asmoro, menceritakan bahwa ketersediaan air bersih di Desa Notorejo sebenarnya cukup melimpah.

Namun, airnya seperti air resapaan. Bukan sumber.

Jadi, jika dipakai warga untuk mengairi sawah, maka sumur-sumur di desa tersebut airnya ikut menyusut.

Dengan adanya pencarian dan pembangunan sumber air di sini, maka air di Desa Notorejo bisa lebih stabil.

"Di dusun saya ini kedalaman pengeborannya hingga 70 meter. Jadi, airnya sangat jernih. Pastinya akan membawa banyak manfaat bagi warga sekitar," ungkap pria yang juga seorang dalang wayang kulit tersebut. (mg2/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#kecamatan gondang #kemarau #sumber air #air bersih