Tulungagung - Warung kopi dan angkringan di Tulungagung tetap ramai.
Seolah-olah terpengaruh sektor perekonomian yang sedang turun.
Padahal, kafe-kafe baru terus bermunculan.
Seperti yang terlihat di sebuah warung kopi di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.
Di sana terlihat banyak pembeli dari berbagai pekerjaan yang asyik menyeruput kopi panas.
Mulai dari sales, marketing, peternak, petani, dan orang-orang berbisnis.
Mereka sekadar singgah untuk melepas lelah di tengah pekerjaannya.
"Biasanya mampir ke sini sekalian istirahat sebentar," ucap Hadi, salah seorang sopir truk ikan yang sedang ngopi.
Ramainya warung kopi juga diakui oleh pemilik warung kopi di Desa Junjung, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Riris.
Dia menjelaskan bahwa warungnya dari pagi sampai malam selalu ramai.
Tak hanya para karyawan yang sedang istirahat, tapi anak-anak sekolah juga banyak yang ke sana setiap harinya.
"Mayoritas yang ngopi di sini cowok-cowok. Kalau cewek hampir nggak pernah,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Basri, pengunjung warung kopi di tengah kali yang tak jauh dari tempat wisata Gua Pasir Tulungagung.
Dia mengaku hampir setiap hari singgah di sana untuk beristirahat di tengah pekerjaannya sebagai sales.
"Setiap ke sini, saya selalu mampir ngopi. Biar tidak ngantuk kalau lanjut bekerja lagi," ungkap pria asal Kecamatan Kalidawir tersebut. (mg2/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri