Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Begini Cara DKP Tulungagung Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan

Mukhamad Zainul Fikri • Rabu, 19 Februari 2025 | 04:09 WIB

PANTAU : Kepala DKP Tulungagung, Agus Suswantoro melihat stand pada Road Show Gelar Pangan Murah, pada Februari lalu.
PANTAU : Kepala DKP Tulungagung, Agus Suswantoro melihat stand pada Road Show Gelar Pangan Murah, pada Februari lalu.

RADAR TULUNGAGUNG
- Beberapa pekan jelang bulan Ramadan, harga bahan pokok (Bapok) di Tulungagung mulai mengalami fluktuasi.

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) tidak mau tinggal diam begitu saja.

Upaya menstabilkan harga telah dilakukan, seperti saat Road Show Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di Taman Kendang Kelurahan Sembung, pada selasa (12/2).

Berbeda dari biasanya, Taman Kendang sudah ramai sejak selasa pagi.

Banyak masyarakat yang didominasi oleh ibu-ibu datang ke salah satu ruang terbuka hijau (RTH) di Tulungagung itu.

Kedatangan mereka tidak lain ingin membeli berbagai bahan pokok yang disediakan dalam Road Show Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan oleh DKP Tulungagung.

Kepala DKP Tulungagung, Agus Suswantoro mengatakan Gerakan Pasar Murah ditujukan untuk menyikapi gejolak harga menjelang bulan Ramadan.

Menurutnya, harga bapok di pasaran mulai terjadi fluktuasi. Berbagai faktor bisa menjadi penyebabnya, termasuk curah hujan yang masih ada dan mengganggu tanaman produktif.


“Sekarang ini musim hujan masih belum selesai. Ada beberapa tanaman produktif yang terganggu sehingga bisa saja mempengaruhi ketersediaan pangan,” jelas Agus.


DKP Tulungagung ingin membantu masyarakat untuk mendapatkan bapok yang berkualitas namun dengan harga yang terjangkau.

Dengan begitu, diharapkan harga bapok dipasaran bisa stabil dan inflasi tetap terkendali.

“Kami berharap dengan Road Show Gerakan Pangan Murah bisa menstabilkan harga dan mengendalikan harga bapok dan mengendalikan inflasi. Karena ini juga dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.


Agus memastikan dalam Road Show Gerakan Pangan Murah semua komoditas yang dijual memiliki harga yang lebih murah dibanding di pasaran.

Ada beras, minyak goreng, sayuran, dan komoditas lainnya.

Kenapa lebih murah? Agus menjelaskan itu berkat kerja sama yang dilaksanakan antara DKP dan instansi dan kelompok penyangga pangan di Tulungagung.


Beberapa stand yang berdiri, pengisinya mulai dari PG Mojopanggung dengan komiditas gula.

Kemudin ada Dinas Peternakan Tulungagung dengan komoditas peternakannya.

Lalu ada Dinas Perikanan Tulungagung dengan komoditas ikannya.

Selain itu pengisi stand juga dari kelompok-kelompok binaan DKP Tulungagung.


“Sehingga barang yang dijual di Road Show Gerakan Pangan Murah ini memiliki harga murah, tetapi tetap berkualitas,” tegasnya.


Dia menambahkan bahwa Road Show Gerakan Pangan Murah tidak akan berhenti sampai sini saja.

Karena dijadwalkan dalam setahun ada 4-5 gelaran yang serupa dan dengan tempat yang berbeda-beda.

Gelarannya akan disesuaikan dengan momentum sebelum hari besar nasioal dan keagamaan.

Sehingga saat hari besar tiba, ketersediaan dan harga komoditas pangan tetap terjaga.


“Kalau di bulan Ferbuari ini hanya sekali. Mungkin nanti sebelum atau sesudah lebaran akan kita adakan lagi. Yang jelas dalam setahun nanti kita ada 4-5 Road Show Gerakan Pangan Murah dengan lokasi yang berbeda-beda," ungkapnya.


“Kita ingin menyentuh seluruh masyarakat Tulungagung,” tutupnya.***

Editor : Mukhamad Zainul Fikri
#gula #fluktuasi harga #bahan pokok #dkp tulungagung #beras #PG Modjopanggoong