Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Innalillahi Waina Ilahihi Rajiun, Terjadi Kecelakaaan Kereta Api Lagi di Tulungagung, Ibu-ibu Jadi Korban

Dharaka R. Perdana • Senin, 24 Februari 2025 | 17:18 WIB

Personel Polsek Ngunut mendatangi lokasi kejadian kecelakaan kereta api di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung (HUMAS POLRES TULUNGAGUNG)
Personel Polsek Ngunut mendatangi lokasi kejadian kecelakaan kereta api di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung (HUMAS POLRES TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Kecelakaan di jalur kereta api di wilayah Tulungagung kembali terjadi.

Setelah minggu lalu ada dua kecelakaan di jalur kereta api di Tulungagung timur, hari ini Senin (24/2) terjadi peristiwa serupa.

Baca Juga: Niat Ziarah, Perempuan Asal Rejotangan Tulungagung Tertemper Kereta Api Hingga Meninggal

Kali ini di timur perlintasan tanpa palang pintu di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Akibatnya Sutrianik, seeorang ibu warga Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung meninggal usai tertabrak KA Penataran.

Baca Juga: Pemesanan Tiket Kereta Api Tambahan Dibuka, Tersedia 11.440 Tempat Duduk Selama Angkutan Lebaran 2025

Kasi Humas Polres Tulungagung Ipda Nanang Mudiyanto saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa ini.

Menurut dia, pihaknya pada pukul 05.30 mendapat laporan dari personel Polsek Ngunut jika terjadi kecelakaan orang tertemper kereta.

Baca Juga: Tertabrak Kereta Api Hingga Terseret 75 Meter, Begini Kondisi Jenazah Pria Tanpa Identitas di Tulungagung

Saat itu juga personel kepolisian langsung menuju lokasi kejadian.

"Benar, telah terjadi kecelakaan orang tertabrak kereta api di Desa Gilang, Kecamatan Ngunut, Tulungagung," katanya.

Baca Juga: Terminus di Jalur Kereta Api Malang - Dampit, Ternyata Begini Suasana Stasiun Dampit Tempo Dulu

Polisi satu balok di pundak ini melanjutkan, saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kondisi jenazah Sutrianik tidak utuh atau sudah terpotong menjadi beberapa bagian.

"Diduga titik awal korban tertabrak sehingga korban terseret kereta sejauh sekitar 100 meter di perlintasan kereta api ke arah barat," jelasnya.

Polisi pun mengimbau kepada masyarakat Tulungagung dan sekitarnya untuk berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api.

"Masyarakat harus berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur kereta api," tegasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#ngunut #tulungagung #kecelakaan kereta api #KA penataran #kecelakaan kereta api tulungagung