RADAR TULUNGAGUNG – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan terasa begitu hangat di lingkungan PG Modjopanggoong Tulungagung.
Tradisi santunan anak yatim yang rutin digelar setiap Jumat Legi kembali dilaksanakan di Masjid An-Nur PG Modjopanggoong, Jumat (13/3).
Pada kesempatan tersebut, sebanyak 102 anak yatim menerima santunan dari keluarga besar karyawan pabrik gula tersebut.
Di tengah suasana Ramadan yang penuh berkah, kegiatan ini menjadi momentum mempererat kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan kerja.
Senyum bahagia tampak dari wajah anak-anak yang hadir, sementara para karyawan dan manajemen pabrik menyambut mereka dengan penuh kehangatan.
Menariknya, kegiatan santunan ini bukanlah bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Kegiatan ini lahir dari inisiatif murni para karyawan, mulai dari jajaran manajemen hingga staf operasional, yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk dikumpulkan setiap Jumat Legi.
Tradisi berbagi tersebut kini telah menjadi agenda rutin yang sarat nilai spiritual dan kebersamaan di PG Modjopanggoong.
General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus wujud rasa syukur para karyawan.
“Ini bukan program perusahaan, tetapi murni dari kebersamaan seluruh karyawan. Semua ikut berpartisipasi secara sukarela. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya membantu anak-anak yatim, tetapi juga membawa keberkahan bagi pabrik serta seluruh proses kerja, khususnya menjelang dan saat musim giling tebu,” ujarnya.
Suasana penuh kehangatan terasa setelah salat Jumat di Masjid An-Nur. Anak-anak yatim berkumpul dengan penuh antusias, menerima santunan yang diserahkan langsung oleh manajemen pabrik.
Acara tersebut juga dihadiri jajaran manajer, takmir masjid, serta seorang ustadz yang memimpin doa bersama.
Dalam doa tersebut dipanjatkan harapan agar seluruh aktivitas produksi di PG Modjopanggoong diberikan kelancaran, keselamatan, serta keberkahan, terutama di tengah momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi dan memperbanyak amal kebaikan.
Baca Juga: Resmi Pimpin PAN Tulungagung, Rijal Abdulloh Siapkan Transformasi Parpol Modern
Sugiyanto menambahkan, secara keseluruhan terdapat dua agenda santunan yang rutin dilaksanakan di PG Modjopanggoong.
Pertama, santunan tahunan yang digelar saat kegiatan buka giling. Kedua, santunan Jumat Legi yang menjadi tradisi para karyawan.
“Kami meyakini doa anak-anak yatim sangat tulus. Doa itu menjadi kekuatan moral dan spiritual bagi kami semua. Semoga musim giling tahun ini berjalan lancar, hasilnya melimpah, penuh berkah, dan seluruh karyawan senantiasa diberikan kesehatan serta perlindungan dari Allah SWT,” imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, PG Modjopanggoong tidak hanya dikenal sebagai salah satu pelaku industri gula, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang terus berupaya hadir dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar, terutama bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang, terlebih di bulan suci Ramadan yang penuh rahmat. (yay)
Editor : Vidya Sajar Fitri