Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sempat Dicari Ibunya, Bocah 7 Tahun di Tulungagung Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Lele Warga

Rahiiq Al Bachri • Minggu, 15 Maret 2026 | 12:29 WIB
Seorang bocah berusia 7 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam ikan lele milik warga.
Seorang bocah berusia 7 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam ikan lele milik warga.

RADAR TULUNGAGUNG – Peristiwa tragis menimpa seorang anak laki-laki di Desa Tenggur, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung.

Seorang bocah berusia 7 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam ikan lele milik warga setempat pada Rabu (11/3/2026) petang.

Korban diketahui berinisial M.M.A, 7, warga Desa Tugu, Kecamatan Rejotangan, Tulungagung, yang saat ini tinggal di Desa Tenggur.

Kapolsek Rejotangan AKP Kasianto mengatakan, pihaknya menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 18.15 WIB.

Peristiwa bermula sekitar pukul 16.30 WIB ketika ibu korban, M.H, mencari anaknya yang belum juga pulang ke rumah.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Perbaikan Jalan di Tulungagung Dikebut: Ruas Gragalan–Podorejo hingga MT Haryono Ditargetkan Mulus 

“Karena korban tidak kunjung ditemukan, ibu korban bersama warga sekitar kemudian melakukan pencarian di lingkungan sekitar rumah,” ujar AKP Kasianto.

Dalam proses pencarian itu, salah satu warga menemukan sepasang sandal jepit berwarna kuning di sekitar kolam ikan lele milik Agus Suwanto, warga Desa Tenggur.

Satu sandal berada di tepi kolam, sedangkan satu lainnya terlihat mengapung di permukaan air.

Mengetahui hal tersebut, dua warga yang ikut melakukan pencarian kemudian turun ke dalam kolam untuk memastikan keberadaan korban.

Sekitar pukul 18.15 WIB, korban akhirnya ditemukan di dasar kolam dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos warna kuning dan celana training hijau.

Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan petugas, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Kedalaman kolam ikan tersebut sekitar 120 sentimeter,” terang AKP Kasianto.

Polisi menduga kejadian tersebut merupakan kecelakaan, di mana korban kemungkinan terjatuh ke dalam kolam saat berada di sekitar lokasi.

Pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (mg3/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#anak tenggelam #anak hilang #kolam