Sering Terjadi Kecelakaan, Ini Titik Black Spot di Tulungagung Jelang Lebaran yang Wajib Diwaspadai Pengendara

Sandy Sri Yuwana • Dipublikasikan Kamis, 19 Maret 2026 | 08:00 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang merenggut satu nyawa di jalan Desa Pelem, Campurdarat, Senin (2/2).
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan yang merenggut satu nyawa di jalan Desa Pelem, Campurdarat, Senin (2/2).

RADAR TULUNGAGUNG – Menjelang Lebaran, pengguna kendaraan bermotor yang melintasi wilayah Tulungagung harus meningkatkan kewaspadaan.

Pasalnya, sejumlah wilayah di Tulungagung masuk kategori titik rawan kecelakaan (black spot).

Berdasarkan data Satlantas Polres Tulungagung, Kecamatan Boyolangu, Campurdarat, dan area SPBU Rejoagung di Kecamatan Kedungwaru menjadi perhatian utama.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Taufik Nabila melalui KBO Satlantas Polres Tulungagung, Iptu Zainudin menjelaskan, titik rawan kecelakaan bersifat dinamis tergantung kepadatan kendaraan yang melintas.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Perbaikan Jalan di Tulungagung Dikebut: Ruas Gragalan–Podorejo hingga MT Haryono Ditargetkan Mulus

“Ada banyak variabel yang menjadi penilaian, salah satunya jumlah kendaraan yang melintas,” jelasnya, Sabtu (14/3).

Dia mengungkapkan, dari data kecelakaan, kasus terbanyak berada di Kecamatan Boyolangu dan Campurdarat.

“Kedua titik ini menjadi perhatian serius saat mudik dan balik Lebaran,” tambahnya.

Iptu Zainudin menambahkan, kecelakaan di lokasi-lokasi rawan mayoritas melibatkan kendaraan roda empat dan roda dua.

Tingginya arus kendaraan, terutama pemudik yang menuju lokasi wisata, membuat risiko kecelakaan meningkat signifikan.

“Kami mengimbau masyarakat yang melintas agar selalu waspada dan berhati-hati. Jangan sampai liburan berubah menjadi musibah,” tegasnya.

Baca Juga: Tujuh Ruas Jalan di Tulungagung Diperbaiki Jelang Lebaran, PUPR Targetkan Bisa Dilalui saat Arus Mudik

Sebelumnya, Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Taufik Nabila menyebut pengguna jalan juga perlu waspada di area SPBU Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru.

Karena di titik tersebut juga menjadi titik yang paling sering terjadi kecelakaan lalu lintas pada tahun-tahun sebelumnya.

“SPBU Rejoagung sebelumnya juga tercatat sebagai black spot, karena sering terjadi kecelakaan akibat kendaraan yang antre dan manuver mendadak,” kata ketika dikonfirmasi di halaman Pemkab Tulungagung.

Meski sifat black spot bisa berubah seiring kepadatan kendaraan, perhatian ekstra tetap diperlukan di Boyolangu, Campurdarat, dan SPBU Rejoagung.

Satlantas Polres Tulungagung menekankan pentingnya kesadaran pengguna jalan untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama arus mudik. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
rawan kecelakaan black spot mudik jalan