RADAR TULUNGAGUNG – Kebijakan efisiensi energi yang mendorong penerapan work from home (WFH) di lingkungan Pemprov Jawa Timur tak mengganggu pelayanan publik.
Salah satunya di Kantor Bersama Samsat Tulungagung yang memastikan seluruh layanan tetap berjalan normal dan optimal.
Kepala UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tulungagung, Gemilang Yudha W.P menegaskan, penyesuaian pola kerja tidak berimbas pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh layanan Samsat Tulungagung tetap tersedia,” ujarnya.
Dia menjelaskan, layanan Samsat Induk, drive thru, hingga walk thru tetap buka sesuai jadwal.
Begitu juga berbagai layanan unggulan seperti payment point di sejumlah kecamatan dan Samsat Keliling (Samling) yang tetap beroperasi untuk menjangkau wajib pajak lebih luas.
Dia mengatakan, untuk layanan utama, operasional dibuka Senin hingga Kamis pukul 08.00–12.00 WIB, Jumat 08.00–11.00 WIB, serta Sabtu 08.00–12.00 WIB.
Jadwal tersebut juga berlaku di sejumlah payment point seperti Campurdarat, Bandung, Ngunut, dan Kauman.
Sementara itu, layanan Samling hadir di berbagai titik. Di antaranya, Kalidawir dan Rejotangan yang buka Senin hingga Kamis.
Samling di kawasan restoran siap saji dan pusat perbelanjaan melayani pada Jumat dan Sabtu.
"Ada pula Samling Pasar Senggol yang melayani masyarakat setiap Minggu pagi," tambahnya.
Tak hanya itu, layanan di mal pelayanan publik juga tetap berjalan setiap Rabu hingga Jumat dengan jam operasional menyesuaikan hari kerja.
Bahkan, Samsat Tulungagung juga membuka layanan malam setiap Senin hingga Jumat pukul 18.00–20.00 WIB.
Selain layanan tatap muka, masyarakat juga didorong memanfaatkan kanal digital atau e-channel untuk pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Baca Juga: PKS Wisata Kedaluwarsa, Pemkab Tulungagung Turunkan Target PAD Pariwisata 2026
Cara ini dinilai lebih praktis dan efisien sekaligus mendukung upaya penghematan energi.
Pembayaran juga dapat dilakukan melalui berbagai aplikasi seperti SIGNAL, e-Samsat Jatim, hingga marketplace dan layanan perbankan.
Selain itu, masyarakat juga bisa memanfaatkan gerai ritel.
“Ke depan, kami akan terus berinovasi dan beradaptasi agar pelayanan semakin optimal, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan asli daerah,” pungkasnya. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri