RADAR TULUNGAGUNG – Beragam prestasi dijabarkan Pemkab Tulungagung pada rapat paripurna DPRD Tulungagung pada Jumat (27/3) pagi lalu.
Di dalamnya juga ada agenda pengumuman perubahan Propemperda 2026, penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2025, serta halalbihalal Idul Fitri 1447 H.
Agenda tersebut dilaksanakan di gedung DPRD Tulungagung dan dihadiri oleh seluruh wakil rakyat, forkopimda, serta kepala OPD di lingkup Pemkab Tulungagung.
Dalam forum tersebut, Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menyampaikan langsung LKPj sebagai bentuk akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah selama 2025.
"Penyampaian LKPj ini merupakan amanat undang-undang dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Kepala daerah wajib menyampaikan laporan kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir," ujar Bupati Gatut Sunu dalam sambutannya.
Dia menjelaskan, sepanjang 2025, Pemkab Tulungagung mencatat sejumlah capaian positif.
Di antaranya, peringkat ketujuh terbaik tingkat nasional dalam evaluasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2024 dengan skor 3,692 dan status kinerja tinggi.
Selain itu, Tulungagung juga meraih penghargaan kabupaten sangat inovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2025.
Tak hanya itu, RSUD dr Iskak turut menyabet penghargaan dalam ajang Top Digital Award 2025 dengan kategori bintang lima.
“Penghargaan Kabupaten Layak Anak kategori Utama serta pembentukan pos bantuan hukum dari Kementerian Hukum juga menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik," imbuhnya.
Dari sisi ekonomi, Bupati Gatut Sunu menyebut pertumbuhan ekonomi Tulungagung selama 2025 mencapai 5,75 persen.
Angka ini melampaui rata-rata nasional sebesar 5,33 persen dan menjadi yang tertinggi dalam 12 tahun terakhir.
“Kinerja ekonomi ini menunjukkan tren positif dan menjadi modal penting untuk pembangunan ke depan," jelasnya.
Sementara itu, dari aspek keuangan daerah, realisasi pendapatan daerah tahun 2025 mencapai 105,98 persen.
Pendapatan asli daerah (PAD) bahkan terealisasi hingga 115,33 persen dari target.
Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan kemampuan fiskal daerah dalam menggali potensi PAD guna mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Pemkab Tulungagung juga melaksanakan sejumlah kebijakan strategis, seperti pembebasan dan pemberian stimulus pajak daerah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sebagai upaya menjaga daya beli dan mendorong pemulihan ekonomi.
Meski demikian, Gatut mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Kami sangat mengharapkan masukan, saran, dan rekomendasi dari DPRD sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan penyelenggaraan pemerintahan ke depan," tandasnya.
Gatut Sunu juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh peserta rapat dan masyarakat Tulungagung.
“Atas nama pribadi dan Pemkab Tulungagung, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin," pungkasnya. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri