RADAR TULUNGAGUNG – Pemkab dilarang berleha-leha pascalibur Lebaran. Alasannya masih banyak infrastruktur yang membutuhkan penanganan.
Bahkan sebelum cuti bersama baru 15 persen infrastruktur jalan yang tertangani.
Penegasan itu disampaikan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat ditemui seusai melakukan apel dan halalbihalal di halaman Kantor Pemkab Tulungagung, Kamis (26/3) pagi.
Menurutnya, kondisi jalan rusak yang tersebar di berbagai wilayah menjadi perhatian serius.
Pemkab pun menargetkan percepatan perbaikan segera dilakukan setelah masa libur berakhir, meski sejak sebelum bulan puasa lalu beberapa ruas jalan rusak sudah mulai diperbaiki.
"Perbaikan jalan menjadi prioritas utama karena banyaknya keluhan masyarakat. Sebelum Lebaran baru sekitar 15 persen yang tertangani, sisanya akan kami kebut setelah libur ini," ungkapnya.
Bupati Gatut Sunu menegaskan, langkah percepatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki kualitas infrastruktur, tetapi juga mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Akses jalan yang lebih baik diyakini mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah.
"Maka dari itu, insfrastruktur jalan sangat penting untuk masyarakat Tulungagung. Sehingga percepatan infrastruktur ini menjadi prioritas pemkab ," terangnya.
Dia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal proses perbaikan agar berjalan sesuai target, baik dari sisi waktu maupun kualitas pekerjaan.
Dengan dorongan tersebut, Pemkab Tulungagung berharap persoalan jalan rusak yang selama ini menjadi sorotan publik dapat segera teratasi secara bertahap. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri