Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Viral Rusa Kurus di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, DPKH Tulungagung Ungkap Penyebab dan Target Pemulihan 3 Bulan

Sandy Sri Yuwana • Senin, 6 April 2026 | 09:26 WIB
Sejumlah rusa koleksi Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa yang saat ini sedang dalam penanganan DPKH Tulungagung.(RAHIIQ AL BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)
Sejumlah rusa koleksi Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa yang saat ini sedang dalam penanganan DPKH Tulungagung.(RAHIIQ AL BACHRI/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Pemandangan rusa yang merumput di area kebun binatang mini Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Tulungagung selama ini menjadi magnet tersendiri bagi warga.

Namun, belakangan kondisi satwa tersebut terlihat berbeda. Tubuh rusa-rusa tampak lebih ramping dengan gerak yang tidak lagi selincah biasanya.

Temuan ini langsung direspons cepat oleh Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Tulungagung.

Hasil pemeriksaan intensif menunjukkan sebanyak 15 ekor rusa mengalami penurunan performa dan berat badan secara signifikan.

Baca Juga: Kejurprov Woodball Jatim Perdana Digelar di Tulungagung, 400 Atlet Siap Adu Presisi di Lapangan Hijau

Kabid Kesehatan Hewan DPKH Tulungagung, Tutus Sumaryani, memastikan secara klinis rusa-rusa tersebut dalam kondisi sehat dan tidak terpapar penyakit menular.

Namun, ada faktor lain yang menjadi pemicu utama yakni stres. 

“Rusa itu pada dasarnya satwa liar. Ketika berada di dalam kandang dengan ruang gerak terbatas, mereka bisa mengalami stres. Dampaknya langsung terlihat pada penurunan kondisi fisik dan berat badan,” ujarnya, Kamis (2/4).

Selain keterbatasan ruang, faktor kompetisi pakan juga menjadi persoalan.

Baca Juga: Pertemuan Hangat Jawa Pos Radar Tulungagung dengan Anies Baswedan, Diskusikan Sinergi Media dan Pendidikan

Dalam satu kandang, rusa yang lebih dominan cenderung mendapatkan porsi makan lebih banyak.

Sementara yang lain harus berebut sisa pakan sehingga asupan nutrisi tidak merata. DPKH pun bergerak melakukan langkah pemulihan.

Targetnya dalam waktu tiga bulan ke depan kondisi fisik dan berat badan rusa dapat kembali ideal.

Upaya yang dilakukan antara lain memperbaiki pola pemberian pakan.

Baca Juga: Arsyad Abdillah Bastomi, Bocah Tunanetra Asal Tulungagung yang Jago Main Drum dan Bermimpi Tampil Bareng Dewa 19

Selain rumput segar sebagai menu utama, kini ditambahkan suplemen berupa buah-buahan, sayuran, serta konsentrat yang diberikan secara bertahap.

Tak hanya itu, petugas juga rutin memberikan vitamin, obat cacing, serta melakukan disinfeksi kandang untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami juga memastikan pemeriksaan kesehatan dilakukan setiap pekan untuk memantau perkembangan berat badan sekaligus mencegah gangguan kesehatan lanjutan,” tambah Tutus.

Dengan langkah tersebut, DPKH berharap kondisi rusa di Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa segera pulih dan kembali menjadi daya tarik warga seperti sediakala.

Baca Juga: Sunarko Budiman, Penjaga Tradisi Desa Balerejo Tulungagung yang Setia Nguri-uri Kabudayan di Tengah Modernisasi

Sekadar mengingatkan, nasib rusa koleksi Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa beberapa waktu belakangan menyita perhatian masyarakat.

Hal itu tidak lepas dari kondisi hewan berkaki empat tersebut yang tampak kurus seperti kekurangan pakan.

Hal ini pun membuat Bupati Tulungagung berencana membuat tim khusus untuk menyelamatkan nasib hewan tersebut. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#rusa #rusa di pendapa #pendapa kongas arum kusumaning bangsa #dpkh tulungagung