Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

41 Pedagang Pasar Pojok Ngantru Akan Direlokasi, Pemkab Tulungagung Bangun TPS di Area Pasar

Dharaka R. Perdana • Kamis, 9 April 2026 | 10:15 WIB
Area Pasar Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, yang disiapkan untuk lokasi Mapolsek Ngantru. Pemkab bakal membangun TPS untuk para pedagang.(KRISNA PAMBUDI/RADAR TULUNGAGUNG)
Area Pasar Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, yang disiapkan untuk lokasi Mapolsek Ngantru. Pemkab bakal membangun TPS untuk para pedagang.(KRISNA PAMBUDI/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung tak mau gegabah asal memindahkan pedagang Pasar Pojok, Kecamatan Ngantru, Tulungagung, tanpa solusi.

Mengingat, ada sekitar 41 orang pedagang yang harus pindah tempat jualan lantaran ada rencana pembangunan Mapolsek Ngantru, Tulungagung. 

Karena itu, pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) harus segera dilakukan.

Baca Juga: Isu Global Memanas, Bupati Tulungagung Pastikan BBM Subsidi Aman hingga 2026 dan Imbau Warga Tak Panic Buying

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Mohammad Khabib menjelaskan, pembangunan mapolsek hanya memanfaatkan sebagian lahan pasar.

“Lahan yang digunakan untuk pembangunan hanya di sisi utara, sedangkan sisi selatan tetap digunakan pedagang untuk berjualan,” ujarnya, Rabu (8/4).

Dia merinci, area terdampak mencakup 11 kios dan dua los dengan total 41 pedagang.

Baca Juga: Saluran Bantuan Pangan Dua Bulan Digelontor, 149 Ribu KPM di Tulungagung Terima Beras dan Minyak

Mereka akan dipindahkan sementara selama proses pembangunan berlangsung.

Relokasi tersebut, menurutnya, menjadi langkah yang tak terhindarkan karena lokasi proyek berada tepat di area aktivitas pedagang.

Meski begitu, pemkab memastikan para pedagang tetap memiliki ruang usaha.

Sebagai solusi, pemerintah menyiapkan tempat penampungan sementara (TPS) di sekitar lokasi pasar.

Baca Juga: WFH ASN di Tulungagung Tak Bisa Sembarangan, Dilarang Keluar Kota dan Harus Tetap Produktif

“Kami sudah siapkan TPS karena pedagang keberatan jika dipindah ke Pasar Ngantru,” jelasnya.

Pembangunan TPS akan tetap mengambil lokasi di area Pasar Pojok, khususnya di sisi belakang.

Langkah ini dinilai krusial. Sebab, bagi pedagang pasar tradisional, lokasi sangat menentukan kelangsungan usaha.

Perpindahan yang terlalu jauh berisiko memutus pelanggan tetap dan menurunkan omzet harian.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Usaha Mebel Sendang Tulungagung, Api Lahap Kayu Jati dan Mesin, Kerugian Capai Rp 70 Juta

“Yang bakal menempati adalah pedagang yang selama ini menempati los,” imbuhnya.

Pria ramah ini mengaku, pembangunan TPS sekitar Mei mendatang.

Hal tersebut diharapkan bisa memberi kepastian bagi pedagang untuk tetap bisa berjualan sebagaimana mestinya. Apalagi, ini juga sebagai bagian upaya revitalisasi.

”Saat ini kami masih menunggu DED jadi, karena baru teranggarkan tahun ini. Sehingga tidak mungkin langsung membangun,” tandasnya.(*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#mapolsek ngantru #pasar pojok #tempat penampungan sementara #pedagang #Disperindag Tulungagung