RADAR TULUNGAGUNG – Perangkat desa ditegaskan sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Karena itu, peran mereka dinilai sangat menentukan keberhasilan program pembangunan daerah.
Baca Juga: Saluran Bantuan Pangan Dua Bulan Digelontor, 149 Ribu KPM di Tulungagung Terima Beras dan Minyak
Penegasan tersebut disampaikan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) kecamatan se-Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Kamis (9/4) sore.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar agenda seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi titik penguatan organisasi perangkat desa agar semakin solid dalam menopang pelayanan publik, pembangunan desa, hingga menjaga stabilitas sosial.
“Pelantikan pengurus PPDI Kecamatan hari ini menjadi momen penting untuk memperkuat peran perangkat desa sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat paling bawah,” tegasnya.
Di hadapan jajaran Forkopimda, kepala OPD, camat, serta pengurus PPDI, Gatut mengingatkan bahwa jabatan dalam organisasi merupakan amanah.
Karena itu, pengurus yang baru dilantik diminta tidak hanya berkutat pada urusan administratif, melainkan mampu menghidupkan organisasi sebagai ruang kolaborasi.
Ia mendorong PPDI menjadi wadah komunikasi, kebersamaan, sekaligus peningkatan kapasitas aparatur desa. “Saya berpesan agar Saudara semua menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, kerja sungguh-sungguh, serta menjunjung tinggi kejujuran,” ujarnya.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemkab Tulungagung itu menilai PPDI harus kuat, tidak hanya secara struktur, tetapi juga fungsi. Organisasi ini diharapkan mampu menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat sinergi antarperangkat desa.
“Jadikan PPDI sebagai tempat untuk saling berkomunikasi, bekerja sama, dan meningkatkan kemampuan, sehingga memberi manfaat nyata bagi kemajuan desa,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Gatut juga mengapresiasi kekompakan PPDI yang selama ini dinilai konsisten mendukung jalannya pemerintahan daerah. Sinergi antara pemkab dan perangkat desa disebut sebagai modal besar agar kebijakan bisa berjalan efektif hingga tingkat bawah.
Baca Juga: WFH ASN di Tulungagung Tak Bisa Sembarangan, Dilarang Keluar Kota dan Harus Tetap Produktif
“Selama ini PPDI selalu mendukung pemerintahan yang kami pimpin. Bersama kami, PPDI juga kompak dalam melaksanakan berbagai kebijakan,” ucapnya.
Ia menekankan, hubungan tersebut harus terus diperkuat, tidak hanya dalam koordinasi formal, tetapi juga melalui semangat kebersamaan dan tanggung jawab kolektif untuk mewujudkan visi pembangunan daerah.
Di sisi lain, peningkatan kualitas sumber daya manusia perangkat desa juga menjadi sorotan. Gatut menegaskan, tantangan pemerintahan desa kini semakin kompleks. Aparatur desa dituntut profesional, tertib administrasi, adaptif terhadap regulasi, serta melek teknologi.
“PPDI Kecamatan harus bisa memfasilitasi peningkatan kemampuan anggotanya, sehingga semua bisa bekerja profesional dan mengikuti perkembangan teknologi serta peraturan,” tandasnya.
Pelantikan pengurus PPDI kecamatan ini sekaligus dipandang sebagai momentum strategis untuk memperkuat fondasi pemerintahan desa di tengah tuntutan pelayanan publik yang terus meningkat.
Dengan kepengurusan baru, diharapkan muncul energi segar dalam memperkuat koordinasi antardesa, mempercepat implementasi program pemerintah, serta menjaga harmoni sosial di tingkat lokal.
Menutup sambutannya, Gatut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik. Ia berharap amanah tersebut dijalankan secara maksimal demi kepentingan masyarakat.
“Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” pungkasnya.
Editor : Sandy Sri Yuwana