RADAR TULUNGAGUNG – Pengembangan operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung mulai menemukan titik terang. Penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang tunai bernilai ratusan juta rupiah.
Mengutip Jawa Pos, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan temuan tersebut. “Ada uang ratusan juta rupiah yang diamankan penyidik KPK dalam OTT bupati Tulungagung,” ujarnya saat dikonfirmasi Jawa Pos, Sabtu (11/4).
Baca Juga: OTT KPK di Tulungagung, 16 Pejabat Diperiksa
Uang tersebut disita dalam operasi senyap yang berlangsung Jumat malam (10/4), saat tim KPK mengamankan Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, bersama sejumlah pihak lain dari lingkungan Pemkab Tulungagung.
Sejauh ini, KPK masih belum membeberkan asal-usul uang maupun kaitannya dengan perkara yang tengah diusut. Namun, penyitaan uang tunai tersebut menguatkan indikasi adanya transaksi yang menjadi pintu masuk penyelidikan.
Baca Juga: KPK OTT, Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo
Pasca OTT, pemeriksaan dilakukan secara maraton di Mapolres Tulungagung. Belasan orang dari kalangan pejabat pemkab turut diperiksa intensif oleh penyidik.
Perkembangan terbaru, pada Sabtu pagi (11/4), sebanyak 12 pejabat Pemkab Tulungagung yang turut diamankan bersama bupati telah dibawa ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sebelum diterbangkan ke Jakarta.
Baca Juga: Isu OTT Pejabat Pemkab Tulungagung Mencuat, Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa Ditutup Rapat
KPK masih memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum seluruh pihak yang diamankan. Termasuk di antaranya Gatut Sunu Wibowo sebagai kepala daerah.
Hingga saat ini, lembaga antirasuah tersebut belum mengumumkan konstruksi perkara secara resmi.
Namun, publik menanti kejelasan kasus yang menyeret pucuk pimpinan di Kabupaten Tulungagung itu, seiring intensifnya pemeriksaan yang terus berlangsung.