Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Profil Gatut Sunuwibowo, Dari Pengusaha Sukses Jadi Bupati Tulungagung hingga Terjaring OTT KPK

Davina Ar Raafika • Minggu, 12 April 2026 | 19:13 WIB
Profil Gatut Sunuwibowo, Bupati Tulungagung yang terjaring OTT KPK, dari pengusaha sukses hingga jadi kepala daerah.
Profil Gatut Sunuwibowo, Bupati Tulungagung yang terjaring OTT KPK, dari pengusaha sukses hingga jadi kepala daerah.

TULUNGAGUNG - Sosok Gatut Sunuwibowo tengah menjadi sorotan publik setelah namanya mencuat dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi. Profil Gatut Sunuwibowo kini banyak dicari, mulai dari latar belakang, perjalanan karier, hingga kiprahnya di dunia politik sebelum menjabat sebagai Bupati Tulungagung.

Profil Gatut Sunuwibowo menjadi perhatian karena ia dikenal sebagai figur yang memiliki perjalanan karier cukup cepat. Dari seorang pengusaha, ia mampu menembus dunia politik dan akhirnya memimpin daerah. Namun, perjalanan tersebut kini dihadapkan pada persoalan hukum yang tengah ditangani KPK.

Nama Gatut Sunuwibowo sendiri mulai ramai diperbincangkan sejak OTT KPK pada Jumat, 10 April 2026. Dalam operasi tersebut, ia termasuk salah satu dari 16 orang yang diamankan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring dalam operasi tersebut.

Baca Juga: OTT KPK Tulungagung: Bupati Gatut Sunu Wibowo Sempat Bersembunyi di Garasi Pendopo, Modus Setoran OPD Capai Rp5 Miliar

Perjalanan Karier Gatut Sunuwibowo

Gatut Sunuwibowo lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada 17 Desember 1967. Ia memulai karier profesionalnya bukan dari dunia politik, melainkan sebagai pengusaha di bidang material bangunan. Usahanya berkembang pesat dengan jaringan yang tersebar di wilayah Tulungagung dan Trenggalek.

Kesuksesannya di dunia usaha menjadi modal awal untuk terjun ke dunia politik. Ia mulai aktif secara politik setelah bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan pada 2 November 2021. Tak butuh waktu lama, ia dipercaya menjadi Wakil Bupati Tulungagung periode 2021–2023 mendampingi Maryoto Birowo.

Langkah politiknya terus melesat. Pada Pilkada 2024, ia maju sebagai calon bupati bersama Ahmad Baharudin. Pasangan ini berhasil meraih kemenangan dengan dukungan suara mayoritas, mengantarkan Gatut menjadi Bupati Tulungagung periode 2025–2030.

Baca Juga: OTT KPK Tulungagung: Terungkap Selisih Rp2,3 Miliar, Modus “Utang OPD” Dipakai Bupati untuk Biaya Pribadi

Latar Belakang Pendidikan dan Organisasi

Dari sisi pendidikan, Gatut menempuh pendidikan dasar di SDN Gandong 1, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri Bandung, Tulungagung, dan SMA Katolik Santo Thomas Aquino Kedungwaru. Ia kemudian meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Merdeka Malang pada 1992.

Tak berhenti di situ, ia juga melanjutkan pendidikan magister di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung dan lulus pada 2023. Selain aktif di dunia politik, ia juga terlibat dalam organisasi kemasyarakatan seperti GP Ansor Tulungagung sejak 2004.

Harta Kekayaan dan Aset

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Gatut Sunuwibowo tercatat mencapai sekitar Rp20 miliar. Mayoritas asetnya berupa tanah dan bangunan yang tersebar di berbagai daerah seperti Tulungagung, Surabaya, dan Trenggalek.

Selain itu, ia juga memiliki kendaraan serta aset bergerak lainnya dengan nilai miliaran rupiah. Kekayaan tersebut mencerminkan latar belakangnya sebagai pengusaha sebelum masuk ke dunia pemerintahan.

Baca Juga: OTT KPK Tulungagung: 16 Orang Diamankan, Bupati Gatut Sunu Wibowo Tiba di Jakarta, 12 Pejabat Dibawa Bertahap

OTT KPK dan Sorotan Publik

Nama Gatut Sunuwibowo semakin menjadi perhatian setelah OTT yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Operasi tersebut dilakukan di wilayah Tulungagung dan melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Sejumlah pejabat diketahui sempat diperiksa di Polres Tulungagung sebelum sebagian di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini, KPK masih mendalami konstruksi perkara serta peran masing-masing pihak yang terlibat.

Kehadiran Gatut di Gedung Merah Putih KPK menjadi sorotan, terlebih ia langsung menjalani pemeriksaan intensif tanpa memberikan pernyataan kepada media. Proses hukum pun masih berjalan dan publik menantikan perkembangan selanjutnya dari kasus ini.

Dari Karier Cemerlang ke Ujian Hukum

Perjalanan Gatut Sunuwibowo menunjukkan transformasi dari pengusaha menjadi kepala daerah dalam waktu relatif singkat. Namun, kasus OTT KPK menjadi ujian besar dalam karier politiknya.

Kasus ini sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan publik memiliki tanggung jawab besar dan selalu berada dalam pengawasan. Publik kini menunggu kejelasan proses hukum yang berjalan serta dampaknya terhadap pemerintahan di Tulungagung ke depan.

 

Editor : Davina Ar Raafika
#OTT KPK Tulungagung #profil bupati Tulungagung #Gatut Sunuwibowo #Kasus Korupsi 2026 #Harta Kekayaan Pejabat