Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Korban Hanyut di Tulungagung Akhirnya Ditemukan di Kediri, Ciri Pakaian Jadi Kunci Identifikasi

Rahiiq Al Bachri • Senin, 13 April 2026 | 10:00 WIB
Tim SAR mengevakuasi jasad PCA yang ditemukan tak bernyawa di Bendung Gerak Turi, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri pada Sabtu (11/4/2026).(SAR SURABAYA UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Tim SAR mengevakuasi jasad PCA yang ditemukan tak bernyawa di Bendung Gerak Turi, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri pada Sabtu (11/4/2026).(SAR SURABAYA UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Upaya pencarian maraton terhadap PCA, warga Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung, yang hanyut di aliran Sungai Brantas sejak Jumat (10/4/2026) lalu, akhirnya membuahkan hasil pilu.

Jenazah perempuan 26 tahun tersebut ditemukan mengapung di kawasan Bendung Gerak Waru Turi, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tulungagung, Sudarmaji, mengungkapkan bahwa titik terang identitas korban muncul setelah dilakukan pemeriksaan awal pascaevakuasi.

Berdasarkan koordinasi lintas wilayah, kondisi fisik dan atribut yang masih menempel pada jenazah memberikan petunjuk signifikan bagi petugas.

Baca Juga: Perempuan Asal Desa Tapan Tulungagung Hilang Diduga Terseret Arus Sungai, Tim SAR Sisir hingga Jembatan Ngujang

"Data yang kami terima, jenazah sudah diperiksa Tim Inafis dan dievakuasi ke RS Bhayangkara,” katanya kemarin.

Menurut dia, hal ini diperkuat dengan ciri-ciri pakaian yang masih melekat, sangat sesuai dengan laporan saat korban pertama kali dinyatakan hilang.

“Ciri-ciri mengarah langsung pada saat korban sebelum dinyatakan hilang,” tambahnya.

Sementara itu, Heri Saputro dari URC BPBD Kabupaten Kediri menambahkan, penemuan ini bermula dari laporan warga di sekitar bendungan yang melihat sesosok jasad tersangkut di area pintu air.

Tim gabungan segera bergerak melakukan evakuasi untuk menghindari jenazah kembali terbawa arus sungai yang cukup deras.

Baca Juga: Sempat Dicari Ibunya, Bocah 7 Tahun di Tulungagung Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Lele Warga

“Begitu mendapat laporan, kami langsung turun mengevakuasi,” tuturnya.

Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi SAR gabungan yang telah menyisir aliran Sungai Brantas dari titik nol kejadian di Tulungagung hingga radius puluhan kilometer ke arah hilir di Kediri.

Selama pencarian, debit air yang fluktuatif dan pusaran arus di beberapa titik sempat menjadi kendala bagi tim penyelamat.

Saat ini, BPBD Tulungagung bersama pihak kepolisian telah menghubungi keluarga korban dan perangkat Desa Tapan.

Langkah ini diambil untuk melakukan verifikasi akhir dan memastikan keabsahan identitas melalui pencocokan data medis maupun pengenalan fisik oleh pihak keluarga di RS Bhayangkara Kediri.

Jika proses identifikasi telah rampung, jenazah akan segera dibawa pulang ke rumah duka di Desa Tapan untuk segera dimakamkan. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#perempuan tenggelam #sungai brantas #bpbd tulungagung #kedai es mini