Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Misteri Kematian Lansia di Gedangsewu Tulungagung Terkuak, Hasil Otopsi Ungkap 5 Luka Sayatan di Leher, Polisi Periksa Keluarga Inti

Rahiiq Al Bachri • Jumat, 17 April 2026 | 17:45 WIB
Polisi mengevakuasi jasad S, warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, ditemukan tak bernyawa di 
dalam rumah pada Rabu (15/4) pagi.(HUMAS POLRES TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Polisi mengevakuasi jasad S, warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, ditemukan tak bernyawa di dalam rumah pada Rabu (15/4) pagi.(HUMAS POLRES TULUNGAGUNG UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Misteri penyebab kematian Sukati, lansia asal Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, yang ditemukan tak bernyawa di dapur rumahnya, mulai menemui titik terang. 

Kanit Reskrim Polsek Boyolangu, Aiptu Wahyudi, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil otopsi tim medis ditemukan lima luka sayatan di bagian leher korban.

Luka sayat tersebut diketahui terkonsentrasi pada satu titik di bagian leher. Kondisi ini mengakibatkan luka yang cukup dalam hingga memutus saluran vital pada tubuh korban.

Baca Juga: Perempuan di Gedangsewu Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa, Ada Luka di Leher dan Pisau di Lokasi

"Secara kasatmata memang ada lima luka sayatan di leher korban. Lokasinya di satu tempat. Penyebab kematian yang jelas adalah putusnya pembuluh nadi di bagian sebelah kiri," ujar Aiptu Wahyudi, usai mendampingi proses otopsi di RSUD dr Iskak, Rabu (15/4) malam.

Menurut dia, selain luka di leher, tim penyelidik juga menemukan adanya luka kecil di bagian tangan korban.

Namun, Aiptu Wahyudi menegaskan bahwa temuan di tangan tersebut masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan relevansinya dengan peristiwa utama.

”Semua masih dalam tahap penyelidikan untuk penyebab pasti kematian korban,” tambahnya.

Baca Juga: Kecelakaan di Tikungan Poh Gosong Tulungagung, Pikap Tabrakan dengan Dump Truck, Dua Orang Terluka

Wahyudi mengaku, sejauh ini pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan memeriksa empat orang saksi guna mendalami latar belakang kejadian memilukan tersebut.

"Saksi yang kami periksa ada empat orang. Semuanya dari pihak keluarga inti. Yakni, dua anak kandung dan dua menantu korban," imbuhnya.

Meskipun detail luka sudah terpetakan, pihak kepolisian masih menunggu resume otopsi lengkap untuk memastikan segala kemungkinan.

Hingga saat ini, upaya penyelidikan terus dilakukan dengan menyinkronkan temuan di tempat kejadian perkara (TKP) dengan keterangan para saksi.

Setelah seluruh proses medis di rumah sakit rampung, jenazah korban langsung diserahterimakan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke Desa Gedangsewu guna proses pemakaman. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#hasil otopsi #kematian lansia #boyolangu #rsud dr iskak