Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PKK Rejotangan Didorong Perkuat Ketahanan Keluarga di Tengah Lonjakan Perceraian

Sandy Sri Yuwana • Sabtu, 18 April 2026 | 17:01 WIB
Narasumber Rahmat Putra Perdana saat memberikan materi kepada para undangan
Narasumber Rahmat Putra Perdana saat memberikan materi kepada para undangan

 

RADAR TULUNGAGUNG – Upaya memperkuat ketahanan keluarga terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi family parenting yang digelar Tim Penggerak PKK Kecamatan Rejotangan di aula kantor kecamatan setempat, Jumat (17/4).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 itu diikuti ibu-ibu PKK se-Kecamatan Rejotangan. Hadir sebagai narasumber, Rahmat Putra Perdana yang menekankan pentingnya komunikasi sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga harmonis.

 

Dalam pemaparannya, Rahmat menyebut hubungan suami-istri tidak hanya sebatas menjalankan kewajiban rumah tangga. Lebih dari itu, diperlukan komunikasi yang sehat serta saling dukung dalam proses pengasuhan anak. “Kebiasaan sehari-hari orang tua sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter dan masa depan anak,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tingginya angka perceraian di Kabupaten Tulungagung. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 1.577 perkara masuk ke Pengadilan Agama Tulungagung. Kondisi tersebut dinilai menjadi alarm penting bahwa ketahanan keluarga perlu diperkuat melalui edukasi berkelanjutan.

Camat Rejotangan Djarot dalam sambutannya berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga. “Kami ingin kegiatan ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa menjadi contoh dan motivasi bagi wilayah lain,” katanya.

Selama kegiatan berlangsung sekitar 1 jam 15 menit, peserta tampak antusias mengikuti sesi materi, diskusi interaktif, hingga tanya jawab. Sejumlah peserta mengaku mendapatkan wawasan baru terkait pola pengasuhan anak yang lebih baik. Bahkan, mereka berharap kegiatan serupa ke depan juga melibatkan pasangan suami-istri secara langsung.

Menutup kegiatan, narasumber menegaskan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam memperkuat ketahanan keluarga. Dengan demikian, diharapkan mampu menciptakan masyarakat Tulungagung yang lebih harmonis, sejahtera, dan berdaya.

Editor : Sandy Sri Yuwana
#tulungagung #pkk #Rejotangan Tulungagung