RADAR TULUNGAGUNG - Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Tulungagung, Achmad Mugiyono, membenarkan jika memang ada kegiatan pemeriksaan KPK di kantor Pemkab Tulungagung.
Hal itu diungkapkannya usai keluar dari area belakang pemkab sekira pukul 13.00.
“Tadi semua. Ada yang diperiksa dua-dua, tiga-tiga, ada juga yang sendiri-sendiri,” ujarnya singkat.
Dia menyebut untuk pemeriksaan kepada dirinya berlangsung relatif cepat. Satu sesi, rata-rata hanya sekitar setengah jam.
Namun hingga siang, proses pemeriksaan kepala OPD yang lain masih terus berjalan.
“Kalau saya sekitar setengah jam. Yang lain masih berlangsung,” imbuhnya.
Pria 43 tahun yang akrab dipanggil Mamad itu juga mengindikasikan, sebagian pejabat yang diperiksa merupakan mereka yang sebelumnya sempat dimintai keterangan oleh KPK, termasuk yang pernah dibawa ke Jakarta. Namun, ada pula wajah-wajah baru yang ikut dipanggil.
Sementara itu, lokasi pemeriksaan disebut berada di sejumlah ruangan di lingkungan pemkab. Salah satunya di ruang Prajamukti yang menjadi titik aktivitas tim penyidik sepanjang hari.
Menjelang sore, sekitar pukul 13.50, tim KPK meninggalkan kompleks pemkab menggunakan iring-iringan tiga mobil Innova Reborn berwarna hitam dengan pengawalan polisi. Mereka membawa tiga koper.
Dua berwarna hijau dan satu hitam, yang diduga berisi dokumen maupun barang bukti hasil pemeriksaan.
Langkah cepat ini merupakan rangkaian lanjutan setelah sehari sebelumnya KPK menggeledah Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa selama kurang lebih 8 jam.
Tak hanya itu, penyidik juga telah menyisir rumah pribadi dua pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, yakni Gatut Sunu Wibowo dan ajudannya, Dwi Yoga Ambal. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri