RADAR TULUNGAGUNG - Pemdes Ngrance, Kecamatan Pakel, Tulungagung, masih memanfaatkan bangunan lama untuk gerai pertanian KDMP.
Meskipun bangunan baru sudah berdiri megah dan diresmikan beberapa waktu lalu.
Kepala Desa Ngrance, Mujiono, menjelaskan bahwa secara teknis bangunan sudah siap digunakan untuk mobilitas logistik skala besar.
Keberadaan area parkir truk di lokasi tersebut dirancang untuk memudahkan distribusi hasil pangan nantinya.
Namun, hingga saat ini geliat aktivitas baru tampak di kios khusus petani lokal.
Baca Juga: Progres KDMP Hampir Rampung, tapi Dana Desa Dipangkas 60 Persen, Pembangunan Infrastruktur Terhambat
"Untuk sementara gerai pertanian sudah beroperasi, selanjutnya untuk gerai-gerai lainnya masih menunggu petunjuk Agrinas," ungkapnya.
Pihak pemerintah desa (pemdes) memperkirakan pengisian kios-kios utama oleh PT Agrinas baru akan terealisasi pada akhir tahun 2026.
Hal ini dikarenakan proses distribusi akan dilakukan secara serentak, menunggu kesiapan titik KDMP di desa-desa lainnya yang saat ini masih dalam tahap pembangunan.
Meski harus menunggu berbulan-bulan lagi, Mujiono memastikan bahwa segala aspek administratif dan legalitas lahan sudah tuntas melalui mekanisme musyawarah desa (musdes).
"Terkait lahan, kita tidak ada masalah karena sudah sesuai dengan hasil kesepakatan lewat musdes dan tidak melanggar aturan," tegasnya.
Kini, warga dan Pemdes Ngrance hanya bisa berharap janji PT Agrinas di akhir tahun benar-benar terwujud.
Sebab, fasilitas dermaga truk dan bangunan permanen yang telah berdiri tersebut menjadi tumpuan harapan baru bagi pemulihan ekonomi desa pasca pemotongan dana desa yang cukup signifikan untuk program tersebut. (bac/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri