Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hujan Deras Picu Genangan di Jalan Desa Tunggangri Tulungagung, Drainase Buruk dan Kontur Cekung Jadi Penyebab Utama

Rinto Wahyu Hidayat • Kamis, 23 April 2026 | 10:52 WIB
Genangan air di ruas jalan Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Rabu (22/4/2026).(RINTO WAHYU HIDAYAT/RADAR TULUNGAGUNG)
Genangan air di ruas jalan Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Rabu (22/4/2026).(RINTO WAHYU HIDAYAT/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Hujan deras yang mengguyur Desa Tunggangri, Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, Rabu (22/4) sekitar pukul 12.00, menyebabkan genangan air di ruas jalan depan balai desa setempat.

Kondisi ini kembali terjadi setelah intensitas hujan tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Genangan air terlihat menutup sebagian badan jalan.

Meski tidak sampai menghambat total arus lalu lintas, para pengendara terpaksa mengurangi kecepatan saat melintas guna menghindari risiko tergelincir.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Tulungagung, Dua Pohon Asam Raksasa Tumbang, Jalan Jayengkusuma Sempat Macet Total 2 Jam

Kepala Desa Tunggangri, Tulungagung, Sri Lailatin, mengatakan bahwa persoalan ini diduga dipicu oleh sistem drainase yang kurang optimal. 

Selain itu, kontur jalan yang cenderung cekung turut memperparah kondisi saat hujan deras turun. 

“Kalau hujan deras, air memang sering menggenang di titik itu. Kemungkinan karena drainase kurang lancar dan posisi jalan juga lebih rendah,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan kali pertama terjadi.

Setiap kali curah hujan tinggi, genangan hampir selalu muncul di lokasi yang sama.

Baca Juga: Longsor Tutup Akses ke Candi Penampihan, BPBD Tulungagung Lakukan Pembukaan Jalan dan Pembersihan Material

Meski demikian, hingga saat ini kendaraan roda dua maupun roda empat masih dapat melintas dengan hati-hati.

Pemerintah desa, lanjut Sri Lailatin, telah mencermati persoalan tersebut dan berencana melakukan koordinasi lebih lanjut guna mencari solusi, terutama terkait perbaikan saluran air.

“Ke depan tentu akan kami upayakan penanganan supaya tidak terus berulang saat hujan deras,” tambahnya.

Warga berharap adanya perbaikan drainase maupun peninggian badan jalan agar genangan tidak lagi menjadi langganan setiap musim hujan. (rin/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#genangan air #kalidawir #curah hujan tinggi #hujan deras