Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Cerita di Balik Jambore Bersih-Bersih Masjid di Tulungagung, 500 Relawan Tanpa Sponsor Bersatu Memuliakan Rumah Ibadah

Rahiiq Al Bachri • Senin, 27 April 2026 | 09:22 WIB
Salah satu relawan Jambore Bersih-Bersih Masjid sedang membersihkan tempat wudu di Masjid Al Fattah, kemarin (26/4/2026).
Salah satu relawan Jambore Bersih-Bersih Masjid sedang membersihkan tempat wudu di Masjid Al Fattah, kemarin (26/4/2026).

RADAR TULUNGAGUNG - Masjid tak sekadar rumah ibadah, karena beragam kegiatan bisa dilakukan di sana.

Bahkan perlu kegiatan untuk memuliakan masjid, seperti Jambore Bersih-Bersih Masjid ke-3 yang digelar kemarin. Ratusan orang pun antusias terlibat langsung.

Pagi itu, suasana di Masjid Al-Fatah Tulungagung terasa berbeda. Ratusan relawan dari berbagai penjuru Indonesia tampak sibuk membawa peralatan kebersihan.

Mereka datang bukan sebagai tamu, melainkan sebagai “pejuang” yang membawa misi memuliakan rumah ibadah.

Sebanyak 500 relawan yang tergabung dalam 43 komunitas dari berbagai daerah mengikuti Jambore Bersih-Bersih Masjid, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga: Santunan Anak Yatim PG Modjopanggoong Tulungagung, Perkuat Kebersamaan Sambut Musim Giling Bulan Depan

Tulungagung menjadi tuan rumah, melanjutkan estafet kegiatan serupa yang sebelumnya digelar di Bali dan Jogjakarta.

Tak sekadar agenda seremonial, jambore ini menjelma menjadi simbol militansi dan kemandirian. Tanpa donatur maupun sponsor, seluruh peserta datang dengan biaya pribadi, membawa perlengkapan sendiri, dan bergerak atas dasar kesadaran kolektif.

Panitia jambore, Ismail, mengaku antusiasme peserta di Tulungagung melampaui perkiraan. Bahkan, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta karena tingginya minat relawan.

“Ini jambore ketiga setelah Bali dan Jogja. Di Tulungagung, pesertanya luar biasa. Kami ingin menyatukan visi dan niat tulus untuk membersihkan masjid tanpa pamrih,” ujarnya.

Masjid Al-Fatah dipilih sebagai pusat kegiatan bukan tanpa alasan.

Baca Juga: Tradisi Ulur-Ulur Telaga Buret Tulungagung Kembali Digelar, Wujud Syukur Sumber Air dan Potensi Wisata Budaya

Para relawan Jambore Bersih-Bersih Masjid foto bersama setelah kegiatan.
Para relawan Jambore Bersih-Bersih Masjid foto bersama setelah kegiatan.

Selain menjadi titik kumpul, masjid ini tengah diproyeksikan sebagai World Musafir International, konsep masjid musafir berkelas dunia yang diharapkan menjadi inspirasi bagi masjid lain di Indonesia.

Dari titik pusat tersebut, ratusan relawan bergerak serentak dalam aksi “Gerebek Masjid”.

Lima masjid besar di Tulungagung menjadi sasaran, yakni Masjid Agung Al-Munawar Tulungagung, Masjid Al-Muslimun Kepatihan, Masjid Jami Al-Huda Tulungagung, dan Masjid Takwa Kepatihan.

Relawan dibagi dalam lima kelompok besar. Dalam waktu kurang dari tiga jam, mereka menyapu, mengepel, membersihkan kaca, hingga merapikan area sekitar masjid sebelum waktu Duhur tiba.

Di balik gerakan masif ini, tersimpan filosofi kuat tentang kemandirian. Inisiator gerakan, Bahrudin, menegaskan bahwa kekuatan jambore bukan terletak pada jumlah peserta, melainkan pada niat dan pengorbanan.

Baca Juga: Perayaan Hari Tari Sedunia di Tulungagung Bertajuk ‘Majua’, Ajak Penari Muda Dalami Filosofi Manjing, Ajur, Ajer, dan Makna Ketubuhan

“Gerakan ini tidak ada donatur maupun sponsor. Semua bergerak dengan harta dan diri masing-masing. Gerakan seperti ini tidak akan bisa dihentikan,” tegasnya.

Lebih dari sekadar membersihkan, jambore ini membawa misi jangka panjang menumbuhkan generasi cinta masjid.

Para relawan percaya, langkah kecil seperti membersihkan rumah ibadah bisa menjadi pintu masuk membangun kedekatan spiritual, terutama bagi anak muda.

Di tengah hiruk pikuk kehidupan modern, gerakan ini hadir sebagai pengingat sederhana bahwa kepedulian tak selalu membutuhkan panggung besar.

Cukup dengan sapu di tangan dan niat di hati, ratusan orang dari berbagai daerah bisa bersatu dalam satu tujuan mulia. (*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#bersih-bersih masjid #relawan #masjid al fattah #JAMBORE