Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Semarak Harlah Fatayat NU Ke-76, 2.000 Kader Fatayat NU Tulungagung padati Senam Sehat Fatayat dan Festival Permainan Tradisional

Armi Hardjo • Minggu, 3 Mei 2026 | 15:36 WIB
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama PC Fatayat NU dan Banom PCNU membuka acara Harlah Ke-76 Fatayat NU.
Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin bersama PC Fatayat NU dan Banom PCNU membuka acara Harlah Ke-76 Fatayat NU.

RADAR TULUNGAGUNG — Puncak peringatan Hari Lahir Ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Pimpinan Cabang (PC) Fatayat NU Tulungagung berlangsung meriah pada Minggu, 3 Mei 2026.

Kegiatan yang dipusatkan di GOR Lembu Peteng ini diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta yang terdiri dari kader dan anggota Fatayat NU se-Kabupaten Tulungagung. 

Suasana area GOR Lembu Peteng tampak berbeda dibanding biasanya.

Jika biasanya berseliweran orang melakukan beragam aktivitas fisik, namun pada Minggu (3/5) pagi, justru ribuan anggota Fatayat dan Banom NU yang terlihat.

Baca Juga: Momentum Hardiknas 2026 di Tulungagung, Dunia Pendidikan Dinilai Masih Punya Banyak PR, Terutama Kesejahteraan Guru

Mereka mengikuti Senam Sehat Fatayat dan Festival Permainan Tradisional, yang tidak hanya menjadi ajang kebugaran, tetapi juga sarana edukasi dan pelestarian budaya lokal.

Turut hadir dalam kegiatan ini Plt Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin beserta istri, Yuyun Ahmad Baharudin, Kepala Dispora Tulungagung Achmad Mugiyono beserta ibu, Ketua PCNU Tulungagung KH Bagus Ahmadi, serta jajaran badan otonom (Banom) dan lembaga di lingkungan NU.

Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung menegaskan pentingnya sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mewujudkan Tulungagung yang damai dan maju.

Kemudian, Ketua PC Fatayat NU Tulungagung Hj Alik Mudrikah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan perempuan-perempuan yang sehat, bahagia, dan penuh energi, khususnya di Kabupaten Tulungagung.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan sahabat Fatayat NU yang sehat, bahagia, dan penuh energi. Karena perempuan yang sehat adalah fondasi keluarga yang kuat, dan dari keluarga yang kuat akan lahir generasi hebat,” ujarnya. 

Baca Juga: DPRD Tulungagung Tekankan Kesejahteraan Guru dan Peran Orang Tua untuk Wujudkan Pendidikan Bermutu

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Festival Permainan Tradisional yang digelar merupakan bentuk respons nyata terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas), serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang mulai berlaku sejak 28 Maret 2026.

Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong anak-anak untuk lebih aktif secara fisik dan sosial di tengah maraknya penggunaan perangkat digital.

“Melalui permainan tradisional, anak-anak belajar bergerak, belajar seimbang, belajar bekerja sama, dan belajar bersosialisasi secara nyata. Inilah dampak yang ingin kita hadirkan,” tambahnya. 

Ketua PC Fatayat NU juga mengajak para ibu muda untuk semakin meningkatkan peran dalam melindungi anak dari berbagai risiko di dunia digital, seperti perundungan siber (cyberbullying), konten pornografi, penipuan online, serta kecanduan media sosial.

Baca Juga: Refleksi Hardiknas 2026: Tak Sekadar Pintar tapi Berkarakter, MKKS Tulungagung Soroti Peran Orang Tua dan Lingkungan

“Kita sebagai ibu memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan dan pendampingan kepada anak di era digital ini,” tegasnya. 

Melalui kegiatan ini, Fatayat NU menunjukkan komitmennya sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya berdaya dalam keluarga, tetapi juga memberikan dampak nyata di masyarakat, serta siap melangkah lebih luas dengan membawa nilai-nilai kebaikan. (*/c1/rka) 

 

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#fatayat nu #harlah nu #gor lembu peteng #pcnu