RADAR TULUNGAGUNG - Proyek peningkatan infrastruktur jalan di wilayah selatan Tulungagung terus dikebut.
Hingga memasuki awal Mei 2026, realisasi pembangunan jalan yang menghubungkan akses di Desa Jengglungharjo, Kecamatan Tanggunggunung, Tulungagung, ini mulai menunjukkan progres yang positif.
Langkah ini diambil untuk mempercepat konektivitas antarwilayah serta menunjang mobilitas ekonomi masyarakat setempat.
Plt Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulungagung, Ahmad Rifai Sodik, memberikan rincian mendalam terkait perkembangan proyek tersebut.
Baca Juga: Progres KDMP Hampir Rampung, tapi Dana Desa Dipangkas 60 Persen, Pembangunan Infrastruktur Terhambat
Dia menjelaskan bahwa pengerjaan fisik di lapangan saat ini sudah mulai menunjukkan bentuk nyata setelah melewati berbagai tahapan awal konstruksi.
“Progresnya kurang lebih 20 persen,” ujar Sodik, saat memberikan gambaran umum mengenai capaian pembangunan di lapangan yang kini tengah berjalan.
Terkait target infrastruktur yang tengah digarap, Sodik memaparkan bahwa jalan tersebut memiliki bentang yang cukup panjang untuk membuka akses wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Rencana panjang 2,7 kilometer,” jelasnya mengenai spesifikasi total proyek jalan di Jengglungharjo tersebut.
Meski memiliki tantangan medan khas pegunungan selatan, tim teknis terus memacu pengerjaan agar target volume tercapai sesuai spesifikasi yang direncanakan.
Hingga saat ini, sebagian ruas jalan sudah berhasil diselesaikan oleh tim di lapangan dan mulai terlihat hasil pengerasan maupun pemadatannya.
“Sudah dikerjakan 0,5 kilometer,” tambahnya.
Dinas PUPR memastikan bahwa setiap tahapan pengerjaan tetap mengedepankan kualitas material agar daya tahan jalan bisa optimal dalam jangka panjang.
Mengenai tenggat waktu, mereka optimistis bahwa proyek ini tidak akan melampaui jadwal yang telah ditentukan dalam kontrak kerja.
Sodik menegaskan bahwa seluruh proses konstruksi ditargetkan akan berakhir pada pertengahan tahun ini agar bisa segera dinikmati oleh masyarakat luas.
“Waktu penyelesaian akhir Juli mendatang,” pungkasnya. (bac/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri