RADAR TULUNGAGUNG - Di tengah riuh lalu lintas dan aktivitas warga siang itu, kawasan Bundaran TT Tulungagung mendadak menjadi ruang terbuka bagi suara-suara kritik.
Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 12.11, tiga spanduk tampak terpasang melingkar di area bundaran dengan tulisan bernada satire dan protes sosial.
“Kesehatan Dikorupsi”, “Pendidikan Dipungli”, hingga “Rebut Aspirasi Rakyat” menjadi kalimat yang paling menyita perhatian para pengguna jalan yang melintas.
Belum diketahui siapa pihak yang memasang spanduk tersebut. Namun, keberadaannya langsung memantik rasa penasaran masyarakat.
Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan untuk membaca isi pesan yang terpampang jelas di tengah kota.
Jika ditelaah, setiap kalimat seolah menjadi representasi keresahan publik terhadap berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat saat ini, mulai dari layanan kesehatan, dunia pendidikan, hingga ruang demokrasi dan penyaluran aspirasi rakyat.
Bundaran TT pun bukan sekadar titik lalu lintas, melainkan sesaat berubah menjadi panggung sunyi penyampaian kritik sosial.
Tanpa orasi dan tanpa kerumunan, pesan-pesan itu berbicara sendiri di hadapan masyarakat yang melintas.(FOTO/TEKS: DR PERDANA)
Editor : Vidya Sajar Fitri