RADAR TULUNGAGUNG – Tiga organisasi perangkat daerah (OPD) di Tulungagung masih belum memiliki kepala tetap.
Bahkan hingga sekarang masih dirangkap kepala OPD lain untuk mengisi kekosongan.
Sedikitnya ada tiga OPD yang mengalami pergantian pimpinan sementara.
Masing-masing dinas lingkungan hidup (DLH), dinas pendidikan, dan badan pendapatan daerah (bapenda).
“Pergantian Plt sudah dilakukan Senin kemarin,” ujar Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Kamis (7/5/2026).
Posisi Plt kepala DLH kini dijabat Anang Pratistianto.
Dia menggantikan Suyanto yang sebelumnya merangkap jabatan tersebut di tengah posisinya sebagai kepala dinas pertanian.
Sementara di dinas pendidikan, posisi Plt kini dipercayakan kepada Fajar Widariyanto. Dia menggantikan Deni Susanti yang sebelumnya menjabat Plt kepala dinas pendidikan sekaligus sekretaris dinas.
Kemudian di tubuh bapenda, kursi Plt kepala bapenda kini ditempati Tranggono Dibjoharsono. Dia menggantikan Sonny Jatmiko yang sebelumnya merangkap jabatan sebagai kepala bidang di instansi tersebut.
Diketahui, Anang Pratistianto dan Tranggono Dibjoharsono saat ini juga menjabat sebagai Asisten II dan Asisten III Sekda Tulungagung. Sementara Fajar Widariyanto merupakan kepala dinas perindustrian dan perdagangan (disperindag).
Baharudin menegaskan, rotasi tersebut sementara ini hanya dilakukan pada tiga OPD. Adapun OPD lain yang masih mengalami kekosongan pejabat definitif tetap dipimpin Plt lama.
“Yang lain masih tetap. Belum ada perubahan,” katanya.
Beberapa OPD yang masih dipimpin Plt di antaranya dinas perumahan dan kawasan permukiman (perkim) serta dinas pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD).
Tak hanya itu, posisi Plt kepala bidang bina marga di dinas PUPR juga belum berubah. Baharudin mengaku masih akan melakukan evaluasi lebih lanjut.
“Untuk Plt kabid bina marga masih belum diganti. Saya masih akan memanggil Pak Sodik,” ungkapnya.
Di sisi lain, Baharudin juga mulai memaksimalkan peran staf ahli bupati dalam mendukung jalannya pemerintahan.
Menurut dia, staf ahli akan dilibatkan lebih aktif untuk membantu menyelesaikan berbagai persoalan di OPD.
“Staf ahli membantu kerja saya. Nanti kami minta ikut menyikapi persoalan-persoalan di dinas,” pungkasnya. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri