Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Akademisi Tulungagung Ingatkan Harkitnas 2026 Jangan Sekadar Seremonial, Harus Ada Kontribusi Nyata

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 20 Mei 2026 | 09:41 WIB
Akademisi sekaligus pengamat kebijakan publik Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko.
Akademisi sekaligus pengamat kebijakan publik Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko.

RADAR TULUNGAGUNG – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) setiap 20 Mei kembali menjadi refleksi penting bagi seluruh elemen bangsa.

Dan, pada 2026 ini mengusung tema Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.

Momentum tersebut dinilai tidak cukup hanya diperingati secara seremonial.

Akademisi sekaligus dosen di Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, Andreas Andrie Djatmiko menegaskan, semangat kebangkitan nasional saat ini harus dimaknai sebagai upaya membangun nalar, sains, dan teknologi untuk menjawab tantangan global.

Baca Juga: Dunia Pendidikan Tulungagung Berduka, Mantan Rektor UIN SATU Tulungagung Prof Maftukhin Wafat di Usia Pengabdian

Menurut Andreas, kondisi bangsa saat ini tengah menghadapi berbagai persoalan kompleks.

Mulai dari melemahnya nilai tukar rupiah, persoalan hukum di dalam negeri, hingga konflik perang di Timur Tengah yang berdampak pada perekonomian global maupun nasional.

“Kebangkitan Nasional saat ini harus menjadi momentum mentransformasikan semangat nasionalisme menjadi kontribusi nyata. Bukan hanya slogan, tetapi menghasilkan inovasi untuk mencegah potensi krisis yang mungkin dialami negara kita,” ujarnya.

Dia menilai integritas moral juga menjadi aspek penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Baca Juga: Borong Empat Penghargaan Polda Jatim, Satlantas Tulungagung Bersinar di Bidang Keselamatan Lalu Lintas

Namun, semangat masyarakat disebut tidak akan cukup tanpa dukungan serius dari para pemangku kebijakan. 

“Semua itu akan terasa hanya retorika jika tidak mendapat dukungan penuh dari para pemangku kebijakan di negara ini,” tegasnya.

Andreas berharap momentum Harkitnas tahun ini mampu menjadi titik kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk bangkit dari berbagai kondisi sulit yang tengah dihadapi Indonesia.

“Jangan sampai Harkitnas hanya menjadi slogan dan peringatan tahunan semata. Momentum ini harus benar-benar menjadi kebangkitan bangsa Indonesia dalam menghadapi krisis global saat ini,” pungkasnya. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#kebangkitan nasional #harkitnas #Universitas Bhinneka PGRI #Andreas Andrie Djatmiko