Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pabrik Rokok Reco Pentung Tulungagung Terbengkalai, YouTuber Ungkap Kondisi Terkini dan Mitos Nyi Roro Kidul

Natasha Eka Safrina • Jumat, 22 Mei 2026 | 19:42 WIB
Pabrik rokok Reco Pentung Tulungagung terbengkalai kembali viral usai dieksplorasi YouTuber, lengkap dengan kisah mistis dan sejarahnya. (Google)
Pabrik rokok Reco Pentung Tulungagung terbengkalai kembali viral usai dieksplorasi YouTuber, lengkap dengan kisah mistis dan sejarahnya. (Google)

 

JAKARTA - Pabrik rokok Reco Pentung di Tulungagung kembali menjadi sorotan publik setelah seorang YouTuber mengeksplorasi kondisi bangunan terbengkalai yang disebut telah lama tidak beroperasi. Dalam video penelusuran tersebut, pabrik legendaris yang pernah berjaya di Jawa Timur itu masih menyisakan bangunan megah, cerita kejayaan industri kretek, hingga mitos pesugihan Nyi Roro Kidul yang terus diperbincangkan masyarakat.

Bangunan tua bekas pabrik rokok Reco Pentung itu berada di Tulungagung, Jawa Timur. Video eksplorasi yang diunggah kanal YouTube HM Encuy memperlihatkan kondisi bangunan yang kini dipenuhi puing, lorong gelap, hingga tangga besi lapuk yang masih berdiri di tengah reruntuhan.

Nama Reco Pentung sendiri bukan nama asing di dunia industri kretek Indonesia. Pabrik tersebut pernah menjadi salah satu produsen rokok terbesar di wilayah Jawa Timur Selatan pada era 1980 hingga 1990-an sebelum akhirnya berhenti beroperasi.

Baca Juga: Dragon Zodiac Fortune 2026: Power, Leadership, and Global Opportunities on the Rise

Jejak Kejayaan Pabrik Rokok Reco Pentung di Tulungagung

Dalam video tersebut, sang kreator konten menjelaskan bahwa pabrik rokok Reco Pentung didirikan oleh Sumiran Karsodiwiryo pada 1946. Pada masa kejayaannya, perusahaan ini disebut mampu menyerap ribuan tenaga kerja dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat Tulungagung.

“Pada masa kejayaannya puncak-puncaknya tahun 90-an,” ujar YouTuber tersebut saat memperlihatkan area pabrik yang kini rusak dan dipenuhi semak belukar.

Penelusuran dilakukan menjelang waktu magrib. Kondisi bangunan tampak memprihatinkan dengan banyak bagian atap roboh, ruangan lembab, hingga inventaris lama yang masih tertinggal. Di beberapa sudut bangunan masih terlihat emblem bertuliskan “Rokok Reco Pentung 1946”.

Sang YouTuber juga menemukan sejumlah dokumen lama di dalam bangunan. Salah satunya catatan inventaris berisi daftar alat seperti kamera, proyektor, tape recorder, dan perlengkapan produksi lainnya.

Ia bahkan sempat menemukan penanda tahun 2006 di salah satu bagian bangunan. Temuan itu membuatnya menduga bahwa aktivitas pabrik kemungkinan masih berlangsung hingga awal 2000-an.

“Berarti tahun 2000-an ya teman-teman. Wah ini saya salah informasi nih. Bukan 30 tahun,” katanya dalam video.

Baca Juga: Rabbit Zodiac Outlook 2026: Love, Creativity, and Financial Recovery Take Priority

Mitos Nyi Roro Kidul dan Kaitan dengan Keluarga Pendiri

Selain kisah industri rokok, nama Reco Pentung juga kerap dikaitkan dengan cerita mistis. Salah satu rumor yang paling terkenal adalah dugaan pesugihan dengan Nyi Roro Kidul demi memperoleh kejayaan bisnis.

Narasi tersebut muncul karena pendiri Reco Pentung, Sumiran Karsodiwiryo, diketahui memiliki keterkaitan dengan kawasan Pantai Popoh di Tulungagung. Di kawasan itu terdapat makam keluarga sekaligus lokasi wisata yang dahulu dikembangkan oleh keluarga pendiri pabrik.

Namun isu tersebut telah dibantah oleh keluarga. Dalam video podcast yang sempat viral sebelumnya, Denny Darko yang disebut sebagai cucu Sumiran menegaskan bahwa sang kakek tidak pernah melakukan pesugihan.

“Beliau ini tidak pernah melakukan pesugihan. Justru beliau pecinta budaya,” kata Denny Darko dalam potongan pernyataan yang kembali dikutip YouTuber tersebut.

Menurutnya, keberadaan patung dan ornamen budaya Jawa di area tertentu hanya bentuk penghormatan terhadap tradisi lokal dan kecintaan terhadap budaya, bukan praktik mistis.

Meski demikian, mitos tersebut telanjur melekat di masyarakat. Banyak warga menghubungkan kesuksesan besar Reco Pentung dengan cerita-cerita gaib yang berkembang dari mulut ke mulut selama puluhan tahun.

Kondisi Bangunan Kini Memicu Nostalgia Warga

Kondisi terkini pabrik Reco Pentung memunculkan nostalgia tersendiri bagi masyarakat Tulungagung. Bangunan besar yang dahulu menjadi pusat aktivitas ekonomi kini tampak sunyi dan dipenuhi kerusakan.

Dalam video berdurasi panjang itu, sang YouTuber beberapa kali mengaku merasakan suasana mencekam saat memasuki area lantai dua dan lantai tiga bangunan. Suara kelelawar, rayap, hingga bunyi runtuhan bangunan menambah kesan horor di lokasi tersebut.

Meski begitu, banyak penonton justru menyoroti nilai sejarah pabrik tersebut. Reco Pentung dinilai bukan sekadar pabrik rokok biasa, melainkan simbol kejayaan industri lokal yang pernah menghidupi ribuan warga.

Dari bangunan tua yang kini nyaris roboh, publik kembali diingatkan pada perjalanan panjang industri kretek nasional. Reco Pentung pernah berdiri sejajar dengan sejumlah merek besar Indonesia sebelum akhirnya kalah bersaing akibat perubahan industri, tingginya biaya produksi, dan tekanan pasar modern.

Kini yang tersisa hanyalah bangunan kosong, cerita kejayaan masa lalu, serta mitos yang terus hidup di tengah masyarakat Tulungagung.

Editor : Natasha Eka Safrina
#Pabrik Rokok Reco Pentung #denny darko #mitos nyi roro kidul #Reco Pentung Tulungagung