Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Padepokan Reco Sewu Tulungagung Viral, Makam Bos Rokok Reco Pentung Berdiri Megah Dekat Pantai Popoh

Dyah Wulandari • Jumat, 22 Mei 2026 | 19:28 WIB
Padepokan Reco Sewu Tulungagung viral karena makam bos rokok Reco Pentung dengan patung raksasa dekat Pantai Popoh.
(screenshot youtube)
Padepokan Reco Sewu Tulungagung viral karena makam bos rokok Reco Pentung dengan patung raksasa dekat Pantai Popoh.
(screenshot youtube)

TULUNGAGUNG - Padepokan Reco Sewu di Tulungagung kembali menarik perhatian publik setelah video penelusuran makam bos rokok Reco Pentung viral di media sosial. Kompleks makam milik almarhum Haji Sumiran itu dikenal unik karena dipenuhi ribuan patung Reco Pentung dan berdiri megah di dekat kawasan wisata Pantai Popoh, Jawa Timur.

Lokasi makam yang berada di Dusun Garbo, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung tersebut disebut-sebut sebagai salah satu tempat paling ikonik sekaligus penuh misteri di wilayah pesisir selatan Tulungagung.

Di area itu berdiri patung Reco Pentung raksasa setinggi sekitar delapan meter yang langsung menghadap ke arah Pantai Selatan.

Baca Juga: Denny Darko Bongkar Fakta Reco Pentung, Cucu Bos Rokok Legendaris Tulungagung Bantah Isu Pesugihan Nyi Roro Kidul

Makam Bos Reco Pentung Dibangun di Kawasan Wisata Pantai Popoh

Padepokan Reco Sewu merupakan kompleks makam keluarga pendiri perusahaan rokok Reco Pentung, Haji Sumiran Karsodiwiryo. Sosok tersebut dikenal sebagai pengusaha rokok besar di Jawa Timur pada era 1980 hingga 1990-an.

Menurut cerita warga setempat, Haji Sumiran meninggal dunia pada 1997 dan dimakamkan di kawasan itu sesuai keinginannya semasa hidup.

Beliau disebut ingin dimakamkan dekat tempat wisata yang dibangunnya sendiri di sekitar Pantai Popoh. Karena itu, area pemakaman dibuat di atas lahan pribadi yang berada tidak jauh dari objek wisata pantai terkenal tersebut.

Baca Juga: Jejak Kejayaan Reco Pentung Tulungagung, Pabrik Rokok Legendaris yang Kini Tinggal Kenangan

Video penelusuran yang beredar di YouTube memperlihatkan suasana kompleks makam yang cukup megah dan berbeda dari makam pada umumnya.

Di sepanjang jalan menuju lokasi, pengunjung akan melihat deretan patung Reco Pentung dalam jumlah sangat banyak hingga tempat itu dikenal dengan nama “Reco Sewu” atau seribu arca.

“Jumlahnya mungkin ribuan seperti ini,” ujar narator dalam video penelusuran tersebut.

Baca Juga: Jejak Kejayaan Reco Pentung Tulungagung, Pabrik Rokok Legendaris yang Kini Tinggal Kenangan

Patung Reco Pentung Raksasa Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu bagian paling mencolok dari lokasi itu adalah patung Reco Pentung raksasa dengan tinggi sekitar delapan meter. Patung tersebut berdiri tepat di tengah pelataran utama kompleks makam.

Patung besar itu menghadap langsung ke arah selatan atau menuju kawasan Pantai Selatan Jawa yang selama ini identik dengan berbagai cerita mistis masyarakat Jawa.

Selain itu, makam utama juga dibuat cukup unik karena dipagari kaca dan dijaga empat pilar yang masing-masing dililit ornamen ular naga.

Baca Juga: Fakta Baru Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiun 2026, Taspen Akhirnya Buka Suara soal Jadwal Pencairan dan Regulasi Resmi

Di area kompleks juga terdapat patung satpam yang berdiri tegak di dekat bangunan makam.

Keunikan arsitektur itulah yang membuat Padepokan Reco Sewu sering dikaitkan dengan berbagai cerita mistis hingga isu pesugihan yang berkembang dari mulut ke mulut.

Padahal berdasarkan sejumlah penjelasan keluarga, simbol-simbol tersebut lebih berkaitan dengan kecintaan Haji Sumiran terhadap budaya Jawa dan seni.

Baca Juga: Taspen Tegaskan Soal Rapel Gaji dan Gaji ke-13 ASN 2026: Ini Fakta Resmi yang Sebenarnya Berlaku

Perjalanan Pemakaman Haji Sumiran Disebut Diantar Jalan Kaki 30 Kilometer

Cerita lain yang masih sering dibahas warga adalah prosesi pemakaman Haji Sumiran pada 1997. Berdasarkan penuturan masyarakat sekitar, jenazah bos rokok Reco Pentung itu disebut diantar dengan berjalan kaki dari rumah duka di wilayah Jepun menuju lokasi makam.

Jarak perjalanan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 30 kilometer.

Warga menyebut ribuan orang ikut mengantar prosesi pemakaman hingga ke kawasan Besuki. Kisah itu semakin memperlihatkan besarnya pengaruh dan nama Haji Sumiran di Tulungagung pada masa itu.

Baca Juga: Kenaikan Gaji Pensiunan PNS 2026 Dipastikan Masih Isu? Ini Penjelasan Lengkap Perpres, Taspen, dan Kemenkeu

Kini Padepokan Reco Sewu menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi wisatawan, kreator konten sejarah, hingga YouTuber horor.

Untuk menuju lokasi, pengunjung cukup masuk melalui gerbang wisata Pantai Popoh dan membayar tiket sekitar Rp10 ribu sebelum melanjutkan perjalanan menuju kompleks makam keluarga Reco Pentung tersebut.

Editor : Dyah Wulandari
#Padepokan Reco Sewu #Makam Haji Sumiran #Pantai Popoh Tulungagung #Wisata mistis Tulungagung #Reco Pentung Tulungagung