(screenshot youtube)
TULUNGAGUNG - Padepokan Reco Sewu di Tulungagung kembali menarik perhatian publik setelah video penelusuran makam bos rokok Reco Pentung viral di media sosial. Kompleks makam milik almarhum Haji Sumiran itu dikenal unik karena dipenuhi ribuan patung Reco Pentung dan berdiri megah di dekat kawasan wisata Pantai Popoh, Jawa Timur.
Lokasi makam yang berada di Dusun Garbo, Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung tersebut disebut-sebut sebagai salah satu tempat paling ikonik sekaligus penuh misteri di wilayah pesisir selatan Tulungagung.
Di area itu berdiri patung Reco Pentung raksasa setinggi sekitar delapan meter yang langsung menghadap ke arah Pantai Selatan.
Makam Bos Reco Pentung Dibangun di Kawasan Wisata Pantai Popoh
Padepokan Reco Sewu merupakan kompleks makam keluarga pendiri perusahaan rokok Reco Pentung, Haji Sumiran Karsodiwiryo. Sosok tersebut dikenal sebagai pengusaha rokok besar di Jawa Timur pada era 1980 hingga 1990-an.
Menurut cerita warga setempat, Haji Sumiran meninggal dunia pada 1997 dan dimakamkan di kawasan itu sesuai keinginannya semasa hidup.
Beliau disebut ingin dimakamkan dekat tempat wisata yang dibangunnya sendiri di sekitar Pantai Popoh. Karena itu, area pemakaman dibuat di atas lahan pribadi yang berada tidak jauh dari objek wisata pantai terkenal tersebut.
Baca Juga: Jejak Kejayaan Reco Pentung Tulungagung, Pabrik Rokok Legendaris yang Kini Tinggal Kenangan
Video penelusuran yang beredar di YouTube memperlihatkan suasana kompleks makam yang cukup megah dan berbeda dari makam pada umumnya.
Di sepanjang jalan menuju lokasi, pengunjung akan melihat deretan patung Reco Pentung dalam jumlah sangat banyak hingga tempat itu dikenal dengan nama “Reco Sewu” atau seribu arca.
“Jumlahnya mungkin ribuan seperti ini,” ujar narator dalam video penelusuran tersebut.
Baca Juga: Jejak Kejayaan Reco Pentung Tulungagung, Pabrik Rokok Legendaris yang Kini Tinggal Kenangan
Patung Reco Pentung Raksasa Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu bagian paling mencolok dari lokasi itu adalah patung Reco Pentung raksasa dengan tinggi sekitar delapan meter. Patung tersebut berdiri tepat di tengah pelataran utama kompleks makam.
Patung besar itu menghadap langsung ke arah selatan atau menuju kawasan Pantai Selatan Jawa yang selama ini identik dengan berbagai cerita mistis masyarakat Jawa.
Selain itu, makam utama juga dibuat cukup unik karena dipagari kaca dan dijaga empat pilar yang masing-masing dililit ornamen ular naga.
Di area kompleks juga terdapat patung satpam yang berdiri tegak di dekat bangunan makam.
Keunikan arsitektur itulah yang membuat Padepokan Reco Sewu sering dikaitkan dengan berbagai cerita mistis hingga isu pesugihan yang berkembang dari mulut ke mulut.
Padahal berdasarkan sejumlah penjelasan keluarga, simbol-simbol tersebut lebih berkaitan dengan kecintaan Haji Sumiran terhadap budaya Jawa dan seni.
Baca Juga: Taspen Tegaskan Soal Rapel Gaji dan Gaji ke-13 ASN 2026: Ini Fakta Resmi yang Sebenarnya Berlaku
Perjalanan Pemakaman Haji Sumiran Disebut Diantar Jalan Kaki 30 Kilometer
Cerita lain yang masih sering dibahas warga adalah prosesi pemakaman Haji Sumiran pada 1997. Berdasarkan penuturan masyarakat sekitar, jenazah bos rokok Reco Pentung itu disebut diantar dengan berjalan kaki dari rumah duka di wilayah Jepun menuju lokasi makam.
Jarak perjalanan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 30 kilometer.
Warga menyebut ribuan orang ikut mengantar prosesi pemakaman hingga ke kawasan Besuki. Kisah itu semakin memperlihatkan besarnya pengaruh dan nama Haji Sumiran di Tulungagung pada masa itu.
Kini Padepokan Reco Sewu menjadi salah satu lokasi yang sering dikunjungi wisatawan, kreator konten sejarah, hingga YouTuber horor.
Untuk menuju lokasi, pengunjung cukup masuk melalui gerbang wisata Pantai Popoh dan membayar tiket sekitar Rp10 ribu sebelum melanjutkan perjalanan menuju kompleks makam keluarga Reco Pentung tersebut.
Editor : Dyah Wulandari