TULUNGAGUNG - Padepokan Reco Sewu di Kabupaten Tulungagung kembali menjadi perhatian publik setelah video penelusuran makam pendiri rokok Reco Pentung viral di media sosial. Kompleks makam milik almarhum Haji Sumiran Karsodiwiryo itu dikenal unik karena dipenuhi ribuan arca serta patung Reco Pentung raksasa setinggi sekitar 8 meter.
Lokasi Padepokan Reco Sewu berada di Dusun Garbo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Tempat ini disebut sebagai makam pribadi pendiri perusahaan rokok legendaris Reco Pentung yang pernah berjaya di Jawa Timur pada era 1980 hingga 1990-an.
Video penelusuran lokasi tersebut ramai diperbincangkan karena menampilkan suasana kompleks makam yang megah, nuansa budaya Jawa yang kental, hingga cerita mistis yang berkembang di tengah masyarakat sekitar.
Padepokan Reco Sewu Dibangun di Dekat Pantai Popoh
Kompleks Padepokan Reco Sewu berada tidak jauh dari kawasan wisata Pantai Popoh Tulungagung. Pengunjung yang ingin masuk ke area tersebut cukup melewati pintu masuk wisata Pantai Popoh dengan tiket sekitar Rp10 ribu.
Di sepanjang jalan menuju makam, pengunjung disuguhi ribuan arca kecil dan besar yang berjajar rapi. Tepat di tengah area pelataran berdiri patung Reco Pentung raksasa dengan tinggi kurang lebih 8 meter.
“Di sini terdapat makam bos besar pengusaha rokok terkenal di Jawa Timur,” ujar narator dalam video tersebut.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Aquarius 7 Hari ke Depan: Rezeki Mengalir, Karier Naik Level, Tapi Asmara Mulai Diuji
Haji Sumiran Karsodiwiryo sendiri dikenal sebagai pendiri perusahaan rokok Reco Pentung yang sempat menjadi salah satu industri terbesar di Tulungagung. Menurut cerita warga, saat wafat pada 1997, jenazahnya diantar berjalan kaki sejauh sekitar 30 kilometer dari rumah duka di Kecamatan Jepun menuju lokasi pemakaman di Besuki.
Tradisi itu disebut menjadi bukti besarnya pengaruh dan penghormatan masyarakat terhadap sosok pengusaha tersebut.
Arsitektur Makam Dipenuhi Simbol Budaya Jawa dan Kejawen
Keunikan lain dari Padepokan Reco Sewu adalah desain makam yang dipenuhi simbol budaya Jawa. Makam utama dipagari kaca dan dijaga empat pilar besar yang masing-masing dililit ornamen naga.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer 21-23 Mei 2026: Kecewa soal Ordal hingga Pilih Menjauh dari Lingkungan Toxic
Di area sekitar juga terdapat patung satpam, arca berbentuk hewan, hingga simbol-simbol budaya yang identik dengan kepercayaan Jawa kuno.
Narator video menjelaskan bahwa Haji Sumiran pada akhir hayatnya memeluk agama Islam, tetapi masih memegang tradisi Kejawen. Bahkan sebelum menjadi muslim, ia disebut pernah aktif sebagai ketua kelenteng.
“Beliau dipercaya orang yang menjunjung tinggi toleransi antarumat beragama,” ungkap narator.
Posisi patung Reco Pentung raksasa yang menghadap ke selatan juga menjadi perhatian pengunjung. Sebab, arah tersebut langsung menghadap kawasan Pantai Selatan yang lekat dengan kisah mistis masyarakat Jawa.
Meski begitu, warga sekitar menilai keberadaan simbol-simbol budaya itu lebih sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur dibanding unsur mistik semata.
Reco Pentung Pernah Jadi Kebanggaan Industri Tulungagung
Nama Reco Pentung sendiri bukan merek sembarangan. Pada masa jayanya, perusahaan rokok ini dikenal luas di wilayah Jawa Timur Selatan dan menjadi salah satu ikon industri Tulungagung.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Gemini Hari Ini: Simpan Rencanamu Diam-Diam, Kejutan Besar Disebut Segera Datang
Perusahaan yang dirintis Haji Sumiran berkembang pesat hingga mempekerjakan ribuan karyawan. Reco Pentung bahkan disebut mampu bersaing dengan merek rokok besar lain di Indonesia pada masanya.
Kini, meski perusahaan tersebut telah lama berhenti beroperasi, nama Reco Pentung masih melekat di ingatan masyarakat Tulungagung. Kompleks Padepokan Reco Sewu menjadi salah satu bukti sejarah kejayaan industri lokal yang pernah menggerakkan ekonomi daerah.
Selain menjadi lokasi ziarah keluarga, kawasan ini juga kerap didatangi wisatawan dan konten kreator yang penasaran dengan suasana budaya serta cerita mistis yang berkembang di sekitarnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer 21-23 Mei 2026: Kecewa soal Ordal hingga Pilih Menjauh dari Lingkungan Toxic
Keberadaan makam megah di dekat Pantai Popoh itu pun menjadi simbol perpaduan antara sejarah industri rokok, budaya Jawa, dan kisah legenda lokal yang hingga kini masih terus diperbincangkan warga.
Editor : Dyah Wulandari