Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jalur Alternatif Penutupan Jembatan Gondang 1 Tulungagung Diprediksi Padat, Satlantas Imbau Hajatan Tak Gunakan Badan Jalan

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 24 Mei 2026 | 11:31 WIB
Kondisi jalan utama Tulungagung-Campurdarat di Desa Pelem yang sedianya menjadi jalur alternatif Tulungagung-Trenggalek selama Jembatan Gondang 1 dibongkar.(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Kondisi jalan utama Tulungagung-Campurdarat di Desa Pelem yang sedianya menjadi jalur alternatif Tulungagung-Trenggalek selama Jembatan Gondang 1 dibongkar.(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Satlantas Polres Tulungagung mulai mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di jalur alternatif dampak penutupan total Jembatan Gondang 1 mulai 29 Mei mendatang.

Terlebih, sebagian besar kendaraan besar dari arah Trenggalek nantinya dialihkan melalui jalur selatan melewati Boyolangu, Campurdarat, hingga Bandung.

KBO Satuan Lalu Lintas Polres Tulungagung Iptu Zainudin mengakui volume kendaraan berat yang melintas di jalur pengalihan diperkirakan meningkat drastis.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kemacetan hingga kerawanan kecelakaan karena jalur alternatif juga menjadi kawasan padat aktivitas masyarakat.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Ditutup hingga November 2026, Warga Khawatir Jalur Alternatif Tak Mampu Menampung Arus

“Di jalur itu banyak aktivitas warga, mulai sekolah, kantor sampai permukiman. Kendaraan besar juga nanti banyak lewat sana,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi persoalan tersebut, Satlantas telah memanggil para camat, kapolsek hingga instansi terkait di wilayah yang terdampak jalur pengalihan.

Masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas selama rekayasa lalu lintas diberlakukan.

Menurut Zainudin, penyesuaian diperlukan agar tidak muncul hambatan baru di jalur alternatif.

Apalagi, penutupan jembatan bertepatan dengan momentum Idul Adha dan musim hajatan masyarakat yang berpotensi menggunakan badan jalan.

Baca Juga: Arus Dialihkan Selama Proyek Jembatan Gondang 1 Tulungagung, Pengguna Jalan Diminta Perhatikan Rambu

“Kalau ada hajatan jangan sampai menutup jalan. Ini harus menyesuaikan supaya tidak menimbulkan trouble atau kekacauan lalu lintas,” katanya.

Satlantas juga meminta seluruh jajaran pemerintah kecamatan, desa hingga dinas terkait aktif memberikan imbauan kepada masyarakat agar mendukung kelancaran pengalihan arus kendaraan.

Selain itu, patroli rutin akan dilakukan selama masa penutupan jembatan untuk memantau kondisi lalu lintas di lapangan.

Personel disiagakan untuk mengurai kepadatan apabila sewaktu-waktu terjadi penumpukan kendaraan di titik tertentu.

“Kami tetap patroli terus untuk memantau. Semoga tidak ada kemacetan parah, tapi kalau ada tentu akan segera diurai,” ungkapnya.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung Tutup Total Mulai 29 Mei, Berikut Ini Jalur Alternatifnya

Di sisi lain, Satlantas Polres Tulungagung juga tengah menyiapkan peta resmi jalur pengalihan arus.

Peta tersebut nantinya akan disosialisasikan kepada masyarakat sebagai panduan selama proyek penggantian Jembatan Gondang 1 berlangsung.

“Nanti kami buat peta pengalihannya supaya masyarakat lebih mudah memahami jalur yang harus dilewati,” tandasnya. (sri/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#jembatan gondang 1 #tulungagung #trenggalek #jalur alternatif #hajatan