Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Apel PAMTER PSHT Tulungagung Digelar Jelang Bulan Sura, Pengamanan Humanis Jadi Prioritas

Rinto Wahyu Hidayat • Minggu, 31 Mei 2026 | 21:31 WIB
Foto bersama apel PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)
Foto bersama apel PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Menjelang datangnya bulan Sura dalam penanggalan Jawa, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Tulungagung-Pusat Madiun mulai mematangkan barisan internal.

Guna memastikan hajat besar tahunan tersebut berjalan kondusif, ratusan personel pengamanan internal atau PAMTER dikumpulkan dalam sebuah apel bersama di Padepokan SH TERATE Cabang Tulungagung.

Ketua Dewan Cabang Tulungagung dan Dewan Pusat Madiun Hadi Purnomo SIP (tengah), Sekretaris cabang PSHT Tulungagung Markus Ali MPd (kiri), Ketua Pamter Tulungagung M. Qomaruddin SE (kanan).
Ketua Dewan Cabang Tulungagung dan Dewan Pusat Madiun Hadi Purnomo SIP (tengah), Sekretaris cabang PSHT Tulungagung Markus Ali MPd (kiri), Ketua Pamter Tulungagung M. Qomaruddin SE (kanan).

Apel kesiapan ini bertujuan untuk memetakan teknis pengamanan serta menyamakan persepsi seluruh jajaran PAMTER demi menyukseskan agenda pengesahan warga baru angkatan tahun 2026 agar berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Ketua Dewan SH Terate Cabang Tulungagung, Hadi Purnomo SIP, menegaskan bahwa pengamanan bulan Sura merupakan agenda rutin tahunan yang membutuhkan kesiapan mental dan fisik yang matang.

Baca Juga: Pastikan Mudik Lebaran Aman, Bupati Gatut Sunu Wibowo Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 di Tulungagung

Dia menginstruksikan kepada seluruh anggota PAMTER yang bertugas di lapangan untuk mengedepankan pendekatan yang persuasif.

Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)
Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)

Dalam pelaksanaan persiapan pengamanan Sura tahun 2026 ini, saya meminta bagi warga PAMTER dalam mengamankan nanti, marilah kita lakukan secara humanis. Mengapa? Karena yang kita amankan di lapangan itu adalah saudara-saudara kita sendiri," ujar Hadi Purnomo, saat memberikan sambutan resmi.

Hadi Purnomo menambahkan, jika nantinya ditemukan potensi gesekan atau dinamika di lapangan, seluruh personel harus berkepala dingin dan tidak mudah terprovokasi.

Baca Juga: 7 Larangan Pernikahan dalam Adat Jawa yang Masih Dipercaya, dari Nikah Bulan Suro hingga Hitungan Weton 25

Sinergi internal dan penyelesaian masalah secara kekeluargaan menjadi kunci utama.

"Bilamana ada hal-hal yang tidak kita inginkan, marilah kita selesaikan dengan cara yang lebih dinamis, lebih baik, agar kita dalam pelaksanaan ini bisa mengantarkan adik-adik calon warga baru sukses, tertib, aman, lancar, dan terkendali," imbuhnya.

Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)
Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)

Senada dengan hal tersebut, Ketua PAMTER Tulungagung, M. Qomarudin, menjelaskan bahwa fokus utama pergerakan pasukan kali ini adalah memperkuat barisan internal organisasi di samping tetap berkoordinasi secara ketat dengan aparat penegak hukum dari TNI dan Polri.

Langkah preventif juga diambil dengan membatasi mobilisasi massa penggembira.

"Ini merupakan kegiatan apel bersama untuk para PAMTER keamanan. Harapannya, seluruh warga turut mendoakan dari rumah. Kalau bisa, untuk warga-warga yang sekadar penggembira itu tidak usah perlu datang ke lokasi secara massal, cukup doakan saja agar teknis pengamanan di awal bulan Sura nanti sukses," terang Qomaruddin.

Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)
Kegiatan apel bersama PAMTER PSHT Tulungagung.(POTONERIN/RADAR TULUNGAGUNG)

Melalui persiapan yang matang sejak dini, jajaran pengurus cabang yang juga dihadiri oleh sekretaris cabang, Makrus Ali, berharap marwah organisasi tetap terjaga dengan baik di mata masyarakat.

Apel akbar tersebut ditutup secara khidmat dengan semboyan kebesaran organisasi yang membakar semangat seluruh pendekar yang hadir.

"Selama matahari masih bersinar, selama bumi masih dihuni oleh manusia, selama itu pula PSHT tetap jaya, kekal, abadi untuk selama-lamanya," pungkas Hadi Purnomo dengan lantang. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#sura #pamter #Psht tulungagung #psht #SH Terate