RADAR TULUNGAGUNG – Penutupan total Jembatan Gondang I di wilayah Kecamatan Gondang, resmi diberlakukan mulai Selasa siang (2/6). Satlantas Polres Tulungagung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung bergerak serentak menutup sejumlah akses menuju jalur nasional penghubung Tulungagung–Trenggalek tersebut.
Pantauan Radar Tulungagung, sekitar pukul 13.30 petugas mulai melakukan penutupan di sejumlah titik pengalihan arus. Di antaranya simpang empat Tamanan menuju Gondang, simpang tiga Jetakan, serta beberapa titik lain yang terhubung dengan jalur utama menuju lokasi jembatan.
Arus kendaraan roda dua, roda empat hingga kendaraan besar mulai diarahkan ke jalur alternatif yang sebelumnya telah disosialisasikan kepada masyarakat.
Sekitar pukul 14.00 WIB, penutupan total di titik Jembatan Gondang I mulai dilakukan. Tidak berselang lama setelah ruas jalan dipastikan steril dari kendaraan, alat berat excavator langsung diterjunkan untuk membongkar lapisan aspal jembatan sebagai tahap awal pengerjaan proyek penggantian struktur jembatan.
Plh Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kabupaten Tulungagung, Ferdi A. Iswahyudi mengatakan penutupan total jalur nasional tersebut sudah sesuai kesepakatan bersama lintas instansi dan pihak pelaksana proyek.
“Seperti yang telah disepakati, hari ini resmi dilakukan penutupan jalan dan pengalihan arus karena ada pembongkaran Jembatan Gondang I,” ujarnya.
Menurut dia, proses pengerjaan proyek langsung dimulai pada hari pertama penutupan. Karena itu, sterilisasi jalur harus dilakukan total agar aktivitas alat berat di area jembatan tidak terganggu.
“Hari ini langsung ada kegiatan pengerjaan di titik Jembatan Gondang I,” imbuhnya.
Ferdi menambahkan, Dishub bersama Satlantas telah melakukan proses pengalihan arus lalu lintas di sejumlah titik untuk mengurangi kepadatan kendaraan selama masa penutupan berlangsung.
Selain itu, Dishub juga telah melakukan evaluasi terhadap rambu-rambu penunjuk jalur alternatif yang terpasang di jalanan. Hasilnya, masih ditemukan beberapa kekurangan yang langsung disampaikan kepada pihak pelaksana proyek.
“Kami menemukan ada beberapa rambu yang ukuran tulisannya kurang besar dan ada juga yang penempatannya kurang terlihat oleh pengguna jalan. Itu sudah kami sampaikan kepada pihak PT pelaksana untuk segera diperbaiki,” terangnya.
Selama proses penutupan berlangsung, petugas gabungan tampak berjaga di sejumlah titik pengalihan untuk mengarahkan kendaraan. Pengguna jalan diminta memperhatikan petunjuk jalur alternatif dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran arus lalu lintas.
Sekadar diketahui, proyek penggantian struktur Jembatan Gondang I diperkirakan berlangsung hingga 11 Desember 2026. Selama proses pengerjaan, seluruh kendaraan dari arah Tulungagung maupun Trenggalek dialihkan melalui jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah daerah bersama kepolisian.
Editor : Sandy Sri Yuwana