Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Ramai Dilintasi Usai Penutupan Jembatan Gondang 1, Jalur Alternatif Jetakan–Gondang Jadi Sorotan karena Minim PJU

Rahiiq Al Bachri • Jumat, 5 Juni 2026 | 10:11 WIB
Jalur alternatif Jetakan-simpang empat Cabe remang-remang karena minim penerangan.(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Jalur alternatif Jetakan-simpang empat Cabe remang-remang karena minim penerangan.(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Sejumlah rute pengalihan arus pascapenutupan total Jembatan Gondang 1 Tulungagung kini mulai dipadati oleh lonjakan volume kendaraan.

Namun, kondisi jalur alternatif timur yang melintasi pertigaan Jetakan-Gondang dirasa masih rawan bagi para pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

Selain karena kondisi lajur yang relatif sempit, belum meratanya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang rute tersebut memperbesar risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada malam hari.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari otoritas terkait.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Ditutup Total, Rute Bus Sekolah Tulungagung Berubah dan Kini Hanya Sampai Polsek Gondang

Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Ferdi Arif Iswahyudi, membenarkan adanya potensi kerawanan tersebut akibat menumpuknya kendaraan di jalur-jalur penghubung antarkecamatan. 

"Pengendara sepeda motor atau lainnya untuk tetap berhati-hati, karena dengan adanya pengalihan arus yang jelas, lalu lintas semakin ramai," ujar Ferdi.

Kerawanan di lapangan diperparah dengan belum optimalnya daya pancar cahaya di beberapa titik krusial rute pengalihan.

Pihak instansi vertikal mengakui bahwa meski sarpas lampu jalan sudah tersedia di jalur alternatif timur tersebut, status sebarannya memang belum menyentuh area secara menyeluruh.

Baca Juga: Keluhan Pengendara Usai Penutupan Jembatan Gondang 1 Tulungagung, Jalur Sempit Kini Dipadati Kendaraan

"Untuk lampu PJU di jalur alternatif timur pertigaan Jetakan-Gondang sudah ada lampu PJU, meskipun tidak semuanya terpasang lampu PJU," aku Ferdi mengenai kondisi fasilitas penerangan di lapangan.

Adanya titik-titik mati yang masih gelap gulita ini dipastikan menjadi prioritas penanganan sarpras dalam waktu dekat.

Komitmen intervensi teknis terus disiapkan guna meminimalisasi potensi gangguan keamanan para pelaju harian.

"Memang ada titik-titik tertentu yang belum ada penerangan. Langkah dari dishub akan berusaha memaksimalkan penerangan yang sudah ada. Mungkin akan dilakukan perbaikan dan penggantian lampu di lokasi tersebut," jelas Ferdi.

Baca Juga: Jembatan Gondang 1 Tulungagung–Trenggalek Dibangun Ulang, Struktur Baru Diklaim Bertahan hingga 50 Tahun

Menyikapi ruang gerak jalan yang sempit dan minim cahaya itu, langkah pemeliharaan berkala kini dikebut agar fungsi fasilitas keselamatan jalan di jalur limpahan tersebut bisa segera prima.

"Sedangkan langkah-langkah dishub tetap berusaha melakukan pemeliharaan PJU di jalur tersebut mengingat jalannya sempit. Untuk mekanisme yang dilakukan, kami berupaya memaksimalkan PJU yang sudah ada," pungkasnya. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#jemabtan gondang 1 #pengendara sepeda motor #jalur alternatif #pju