Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

250 Drum Aspal Bantuan Khofifah untuk Tulungagung Hampir Setahun Mangkrak, Pemkab Akui Belum Dimanfaatkan

Sandy Sri Yuwana • Kamis, 11 Juni 2026 | 09:54 WIB
Ratusan drum aspal bantuan Pemprov Jatim pada 2025 lalu masih tersimpan di Workshop Dinas PUPR Tulungagung di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Ratusan drum aspal bantuan Pemprov Jatim pada 2025 lalu masih tersimpan di Workshop Dinas PUPR Tulungagung di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.(SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Sebanyak 250 drum aspal bantuan Pemprov Jawa Timur untuk Tulungagung hingga Rabu (10/6/2026) belum juga dimanfaatkan.

Material bantuan dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu bahkan telah hampir setahun mangkrak di Workshop Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tulungagung di Desa Sumberdadi, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung.

Pantauan koran ini di lokasi, ratusan drum aspal tersebut ditata rapi di sisi timur area workshop.

Terbagi menjadi tiga susunan berjajar berkelompok yang terdiri dari dua kelompok yang masing-masing berjumlah 100 tong dan satu kelompok berjumlah 50 tong.

Baca Juga: Keterserapan Lulusan SMK Jatim Tembus 91,46 Persen, Gubernur Khofifah Dorong Sertifikasi dan Praktik Industri

Tong aspal tersebut tampak lusuh berdebu. Hingga saat ini, belum terlihat adanya distribusi maupun penggunaan material tersebut untuk perbaikan jalan di wilayah Tulungagung.

Plt Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengakui bahwa Pemkab Tulungagung menerima bantuan 250 drum aspal dari Pemprov Jawa Timur pada 2025.

Namun, pemanfaatannya masih terkendala kebutuhan material pendukung yang harus disiapkan pemerintah daerah.

“Memang benar belum dimanfaatkan,” katanya kemarin.

Menurut dia, bantuan tersebut merupakan bagian dari skema hibah atau sharing system.

Baca Juga: LSM Desak Pemkab Tuntaskan Perizinan Jalan Lingkar Wilis Tulungagung, Proses Disebut Mandek Hampir Tiga Tahun

Dalam mekanisme itu, pemerintah provinsi menyediakan material aspal, sedangkan pemerintah kabupaten bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pekerjaan fisik beserta kebutuhan material tambahan lainnya.

"Karena ini aspalnya dari provinsi, sementara pelaksanaan pekerjaan dan material pendukung lainnya menjadi tanggung jawab daerah, ujarnya.

Baharudin juga membantah isu yang menyebut Pemkab Tulungagung menerima 300 drum aspal.

Dia menegaskan, berdasarkan data administrasi yang dimiliki pemerintah daerah, jumlah bantuan yang diterima hanya 250 drum.

Baca Juga: Aspal Mengelupas, Jalan Desa Besole Tulungagung Tertimbun Lumpur Setebal 15 Cm Akibat Hujan Deras

Saya juga tidak tahu sumber dari mana yang mengisukan 300 tong. Jika memang ada sumber seperti itu saya mohon diberitahu, katanya.

Meski belum dimanfaatkan, Ahmad Baharudin memastikan telah menginstruksikan jajarannya agar bantuan aspal tersebut segera didistribusikan kepada unit pelaksana teknis (UPT) untuk mendukung perawatan jalan rusak di berbagai wilayah Tulungagung.

Untuk pelaksanaannya kapan, nanti kami informasikan lagi. Masyarakat diminta untuk ikut mengawasi, ungkapnya. (sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#plt bupati tulungagung #khofifah #dinas pupr #aspal #gubernur jawa timur