Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Niat Usir Nyamuk dengan Bakar Sampah, Rumah dan Kandang Ternak di Sendang Tulungagung Ludes Terbakar

Rahiiq Al Bachri • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:10 WIB
Api melalap rumah dan kandang milik Mukono, warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, pada Rabu (10/6) dini hari.(DPKP UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)
Api melalap rumah dan kandang milik Mukono, warga Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, pada Rabu (10/6) dini hari.(DPKP UNTUK RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Niat mengusir nyamuk dengan membakar sampah justru berujung petaka.

Rumah dan kandang ternak milik Mukono, warga Dusun Pulo, Desa Picisan, Kecamatan Sendang, Tulungagung, hangus terbakar setelah api dari pembakaran sampah merembet tak terkendali, Rabu (9/6/2026) dini hari.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB tersebut membuat sebagian bangunan rumah serta kandang ternak milik korban ludes dilalap api.

Kobaran api cepat membesar karena kondisi sekitar dipenuhi material yang mudah terbakar ditambah tiupan angin.

Kasi Pengendalian Operasional Damkar Tulungagung Bambang Pidekso mengatakan, hasil pemeriksaan sementara petugas menunjukkan kebakaran diduga kuat dipicu kelalaian saat membakar sampah di dekat kandang.

"Awalnya korban membakar sampah dengan tujuan mengusir nyamuk. Namun karena lokasinya dekat kandang, api kemudian merembet dan membesar," ujarnya.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Area Produksi Penggilingan Tebu di Tulungagung, Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Api yang semula kecil kemudian menjalar ke bangunan kandang sapi dan kambing.

Tidak berhenti di situ, kobaran api juga menyambar sebagian rumah induk milik korban. 

Laporan kebakaran baru diterima petugas damkar sekitar pukul 03.55 WIB dan tiba sekitar pukul 04.35 WIB.

Kondisi medan wilayah Sendang yang berada di kawasan pegunungan membuat perjalanan menuju lokasi membutuhkan waktu lebih lama.

"Angin di lokasi cukup kencang sehingga api cepat menyebar. Saat petugas tiba, api sudah membakar kandang dan sebagian rumah," jelas Bambang.

Untuk mengatasi kebakaran tersebut, Damkar Tulungagung mengerahkan 1 unit armada pemadam, 2 unit kendaraan suplai air, serta 1 kendaraan rescue. 

Baca Juga: Nyaris Merembet ke Rumah Warga, Kebakaran Rumpun Bambu di Ngunut Tulungagung Dipicu Kelalaian saat Bakar Sampah

Petugas langsung melakukan lokalisasi agar api tidak semakin meluas ke bangunan lain.

Setelah proses pemadaman dan pendinginan, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.30 WIB.

"Penanganan berjalan cepat sehingga kebakaran bisa dilokalisasi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini," kata Bambang.

Namun, dampak kebakaran membuat korban mengalami kerugian cukup besar.

Selain bangunan dan perabot rumah tangga yang rusak, sebanyak enam ekor kambing milik korban mati terbakar di dalam kandang.

Tidak hanya kehilangan ternak, korban juga kehilangan uang tunai sekitar Rp 8 juta, gabah hasil panen sekitar 1 ton, serta persediaan pupuk yang ikut terbakar.

Baca Juga: Kasus Kebakaran di Tulungagung Turun Drastis Jadi 24 Kejadian hingga April 2026, Damkar Ingatkan Waspada Musim Kemarau dan Risiko Lahan Kering

"Kerugian meliputi bangunan, perabot, hasil panen, ternak, dan uang tunai. Total diperkirakan mencapai sekitar Rp 90 juta," pungkas Bambang.

Damkar Tulungagung kembali mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran, terutama di dekat bangunan, kandang, maupun material yang mudah terbakar.

Sebab, api kecil tanpa pengawasan dapat dengan cepat berubah menjadi bencana. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#bakar sampah #usir nyamuk #kebakaran #Sendang