RADAR TULUNGAGUNG – Rampungnya Jalan Lintas Selatan (JLS) di Tulungagung dinilai bukan akhir pembangunan, melainkan awal pekerjaan besar bagi pemerintah daerah.
Karena itu, Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat memetakan peluang ekonomi yang bisa tumbuh di sepanjang koridor JLS.
Menurut Baharudin, jalan nasional yang kini telah tersambung hingga wilayah timur tersebut tidak boleh hanya menjadi jalur lalu lintas kendaraan.
Keberadaannya harus mampu menghadirkan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di kawasan selatan.
Baca Juga: Pantai Pacar Tulungagung, Destinasi Cantik di Jalur JLS yang Cocok untuk Liburan Keluarga
“Kita sambut dengan tembusnya Jalan Lintas Selatan. Yang arah timur juga sudah tersambung. Kita rencanakan bersama, semua dinas merencanakan apa yang bisa diangkat di JLS untuk meningkatkan Kabupaten Tulungagung yang aman, nyaman, dan sejahtera,” ujarnya, Jumat (12/6/2026).
Baharudin mengingatkan, peluang yang muncul tidak akan otomatis mendatangkan manfaat jika tidak disiapkan sejak sekarang.
Karena itu, masing-masing OPD diminta menyusun program sesuai bidangnya agar keberadaan JLS mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.
Sektor pariwisata menjadi salah satu yang diprediksi paling diuntungkan.
Akses menuju kawasan pantai selatan yang semakin mudah berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan.
Namun, peluang tersebut harus dibarengi dengan pengembangan destinasi, penataan kawasan, hingga penguatan pelaku usaha lokal.
Selain wisata, keberadaan JLS juga dinilai membuka peluang tumbuhnya sentra kuliner, UMKM, kawasan investasi, hingga memperlancar distribusi hasil pertanian dan perikanan dari wilayah selatan.
Karena itu, pemetaan potensi dan kebutuhan pendukung perlu dilakukan sebelum geliat ekonomi berkembang lebih cepat.
“Jangan sampai jalannya sudah bagus, tetapi masyarakat sekitar belum siap memanfaatkan peluang yang ada,” tegasnya.
Sebagaimana diketahui, ruas terakhir JLS Brumbun-Sine telah rampung dan kini sudah dapat dilalui kendaraan kecil.
Dengan selesainya ruas tersebut, jalur pesisir selatan yang menghubungkan Tulungagung, Blitar, dan Trenggalek akhirnya tersambung penuh.
Kondisi itu diperkirakan akan meningkatkan mobilitas orang dan barang di kawasan selatan.
Pemkab berharap konektivitas yang semakin baik tersebut menjadi pemicu lahirnya pusat-pusat ekonomi baru sekaligus mengurangi ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan Tulungagung. (sri/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri