Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pengamanan Diperketat, 823 Personel Gabungan Siaga Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT di Tulungagung Jelang 1 Sura

Rahiiq Al Bachri • Kamis, 18 Juni 2026 | 09:08 WIB
Polres Tulungagung mengerahkan 823 personel gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta pengamanan internal perguruan silat dalam rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT.(ILUSTRASI AI)
Polres Tulungagung mengerahkan 823 personel gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta pengamanan internal perguruan silat dalam rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT.(ILUSTRASI AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Ribuan pesilat dan penggembira diperkirakan memadati Kabupaten Tulungagung dalam rangkaian kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

Besarnya jumlah peserta yang terlibat membuat pengamanan diperketat guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polres Tulungagung mengerahkan 823 personel gabungan yang terdiri atas unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta pengamanan internal perguruan silat.

Pengamanan dilakukan mulai pelaksanaan pengesahan warga baru hingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat pada 1 Sura selesai.

Baca Juga: Peringatan 1 Sura Sarat Makna Spiritual, Budayawan Tulungagung Sebut sebagai Momentum Muhasabah dan Refleksi Diri

Kapolres Tulungagung AKBP Ihram Kustarto mengatakan, koordinasi pengamanan telah dilakukan bersama berbagai pihak guna memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

"Koordinasi untuk kegiatan layanan pengamanan ini sudah kami lakukan dengan instansi lintas sektor, agar dalam pelaksanaan kegiatan sah-sahan warga baru PSHT nanti berjalan aman dan tertib," ujarnya, kemarin.

Menurut dia, pengamanan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada lokasi kegiatan, tetapi juga mencakup sejumlah titik rawan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

Hal itu dilakukan mengingat kegiatan pengesahan warga baru biasanya diikuti ribuan peserta maupun penggembira dari berbagai wilayah.

Baca Juga: Mengenal Takir Plonthang dalam Kenduri Malam 1 Sura, Warisan Dakwah Wali yang Masih Lestari di Desa Sumberdadi Tulungagung

Selain menyiapkan pengamanan, Polres Tulungagung juga telah menggelar koordinasi bersama perguruan silat yang ada di wilayah setempat.

Dalam pertemuan tersebut, seluruh pihak menyatakan komitmen menjaga situasi tetap kondusif melalui ikrar damai.

"Semua pihak sepakat menjaga hubungan harmonis antarperguruan pencak silat. Semua juga sepakat menjunjung toleransi dan saling mendukung selama kegiatan," kata AKBP Ihram.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tulungagung Kompol Maga Fidri Isdiawan menambahkan, pengamanan diperketat di sejumlah wilayah perbatasan Tulungagung.

Baca Juga: Malam 1 Sura di Pantai Popoh Tak Sekadar Tradisi, Jadi Strategi Bangkitkan Pariwisata Tulungagung

Penebalan personel dilakukan terutama di jalur yang berbatasan dengan Trenggalek, Blitar, dan Kediri. Langkah tersebut sebagai upaya antisipasi terhadap potensi pergerakan massa maupun gesekan yang dapat mengganggu keamanan selama momentum 1 Sura.

"Kami juga mengantisipasi gesekan antara peserta dengan masyarakat. Jangan sampai kegiatan ini menimbulkan konflik," tegas Kompol Maga.

Berdasarkan data panitia, kegiatan pengesahan warga baru PSHT tahun ini akan diikuti sekitar 1.415 calon warga baru yang berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung.

Selain itu, jumlah penggembira yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 5 ribu orang.

Baca Juga: Tradisi Malam 1 Suro Kian Disalahpahami, Ini Makna Megeng Napas dan Ngumbah Pusaka yang Sebenarnya Menurut Budaya Jawa

Besarnya jumlah peserta dan penggembira yang hadir membuat aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan.

Polisi juga mengingatkan agar para penggembira tidak melakukan konvoi maupun bergerak ke wilayah lain yang berpotensi memicu gangguan ketertiban.

"Kami imbau penggembira dari setiap wilayah fokus di daerahnya sendiri. Tidak konvoi ke daerah lain untuk mengantisipasi terjadinya gesekan antarpesilat," pungkas Kompol Maga.

Dengan dukungan ratusan personel gabungan serta komitmen bersama dari berbagai pihak, Polres Tulungagung berharap seluruh rangkaian kegiatan pengesahan warga baru PSHT dan peringatan 1 Sura dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat. (bac/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#pengesahan #polres tulungagung #personel gabungan #psht