Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pengangguran Tulungagung Masih di Atas Rata-Rata Jatim, TPT Capai 4,02 Persen, Pemkab Genjot Job Fair dan Penyerapan Tenaga Kerja

Sandy Sri Yuwana • Senin, 22 Juni 2026 | 10:21 WIB
Pekerja di sebuah konveksi di Tulungagung sedang beraktivitas. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Pekerja di sebuah konveksi di Tulungagung sedang beraktivitas. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Pengangguran Tulungagung masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan Pemkab Tulungagung.

Hingga saat ini, tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Tulungagung tercatat mencapai 4,02 persen atau masih lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Timur yang berada di kisaran 3,5 persen.

Tingginya pengangguran Tulungagung tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Berbagai langkah terus dilakukan untuk menekan angka pengangguran, salah satunya melalui penyelenggaraan job fair yang mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.

Upaya menurunkan pengangguran di Tulungagung juga dilakukan dengan memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta agar penyerapan tenaga kerja lokal semakin optimal. 

Baca Juga: Lindungi Pekerja Wujudkan Sejahtera, Heru Tjahjono Sosialisasikan Program Perlindungan Pekerja Bukan Penerima Upah di Tulungagung 

Harapannya, angka TPT di Tulungagung dapat turun hingga setara atau bahkan lebih rendah dibanding rata-rata provinsi.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin mengatakan, kondisi tersebut menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai program yang mampu membuka akses kerja lebih luas bagi masyarakat.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama. Harapan kami, angka pengangguran terbuka di Tulungagung terus menurun dan setidaknya bisa sejajar, bahkan lebih rendah dari rata-rata provinsi,” ujarnya.

Menurut Ahmad Baharudin, keberadaan bursa kerja atau job fair memiliki peran penting dalam mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dengan dunia usaha.

Dengan adanya wadah tersebut, peluang masyarakat untuk memperoleh pekerjaan menjadi lebih besar.

Baca Juga: May Day 2026, PNS Pemkab Trenggalek melalui Program Gerdu Praja, Melindungi Pekerja Rentan dan Masyarakat Miskin

Dia menilai Kabupaten Tulungagung memiliki potensi sumber daya manusia yang cukup besar. 

Dengan jumlah penduduk sekitar 1,2 juta jiwa, Tulungagung dinilai memiliki modal kuat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor industri dan jasa.

Meski demikian, potensi SDM tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan lapangan kerja yang memadai.

Karena itu, Pemkab Tulungagung terus mengajak perusahaan dan pelaku usaha untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.

“Perusahaan membutuhkan tenaga kerja untuk meningkatkan produktivitas usaha. Sementara masyarakat membutuhkan pekerjaan untuk meningkatkan kesejahteraan. Hubungan ini harus terus diperkuat,” katanya.

Baca Juga: Berbulan-bulan Tak Digaji, Pekerja Konstruksi Tulungagung Ungkap Dugaan Pelanggaran Perusahaan

Selain fokus pada penyerapan tenaga kerja, pemerintah daerah juga mengingatkan pentingnya perlindungan dan kesejahteraan pekerja.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya berkewajiban menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga memastikan pekerja memperoleh hak-haknya secara layak.

Jaminan kesehatan dan jaminan ketenagakerjaan, lanjut dia, harus menjadi perhatian setiap perusahaan.

Perlindungan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup pekerja sekaligus mendukung produktivitas dunia usaha secara berkelanjutan.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Pemkab Tulungagung berharap angka pengangguran terbuka dapat terus ditekan sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(sri/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#pengangguran tulungagung #tingkat pengangguran terbuka #job fair tulungagung #penyerapan tenaga kerja #Ahmad Baharudin