RADAR TULUNGAGUNG – Persaingan menuju kursi Sekda Tulungagung 2026 semakin mengerucut.
Panitia seleksi (pansel) telah menetapkan tiga kandidat terbaik yang berhak melanjutkan tahapan akhir seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Tulungagung.
Tiga nama yang lolos dalam seleksi Sekda Tulungagung 2026 tersebut adalah Tri Hariadi, Anang Pratistianto, dan Imro’atul Mufidah.
Sementara dua peserta lainnya, yakni Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tulungagung Sudarmaji dan Staf Ahli Bupati Tulungagung Galih Nusantoro, harus menghentikan langkah mereka.
Meski gagal masuk tiga besar calon Sekda Tulungagung 2026, Sudarmaji mengaku menerima hasil seleksi dengan lapang dada. Dia menilai keputusan pansel merupakan hasil dari proses yang harus dihormati seluruh peserta.
“Memang mereka yang terbaik,” ujar Sudarmaji saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).
Kalaksa BPBD Tulungagung itu menegaskan dirinya tidak mempermasalahkan hasil yang telah diumumkan.
Menurut dia, siapa pun yang nantinya terpilih menjadi sekda definitif harus mampu membangun komunikasi dan sinergi yang kuat dengan kepala daerah.
Baca Juga: Perebutan Kursi Sekda Tulungagung Memasuki Babak Penentuan, Lima Kandidat Kini Menanti Hasil Pansel
“Amat legawa. Harapannya harus setel dengan bupati dan kompak setiap langkahnya,” imbuhnya.
Sikap serupa juga ditunjukkan Staf Ahli Bupati Tulungagung Galih Nusantoro.
Dia menilai seluruh tahapan seleksi telah berjalan sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku sehingga hasil yang ditetapkan pansel patut dihormati.
“Proses seleksi sudah sesuai aturan yang berlaku. Saya legawa dengan keputusan pansel,” katanya.
Galih bahkan menilai ketiga kandidat yang berhasil masuk tiga besar memiliki kapasitas dan kompetensi untuk mendampingi Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin dalam menjalankan roda pemerintahan daerah.
“Ketiga calon yang terpilih memang sudah layak untuk mendampingi Pak Plt Bupati,” ujarnya.
Meski gagal melaju ke tahap berikutnya, Galih berharap sekda definitif yang nantinya ditetapkan mampu membawa perubahan positif bagi birokrasi di lingkungan Pemkab Tulungagung.
“Siapa pun yang terpilih nanti semoga bisa bekerja maksimal dan membawa hal-hal positif di lingkungan Pemkab Tulungagung,” pungkasnya.
Baca Juga: Penunjukan Pj Sekda Tulungagung Tuai Dukungan, Tri Hariadi Dinilai Mampu Jaga Kinerja Birokrasi
Saat ini proses seleksi memasuki tahapan pemeriksaan kesehatan bagi tiga kandidat yang lolos.
Setelah seluruh tahapan selesai, penetapan Sekda Tulungagung definitif akan menjadi kewenangan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), yakni Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin.
Artinya, persaingan di tingkat pansel telah berakhir. Kini keputusan akhir mengenai siapa yang akan menduduki jabatan tertinggi birokrasi ASN di Kabupaten Tulungagung berada di tangan Plt Bupati sebagai pemegang kewenangan penetapan.(sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri