RADAR TULUNGAGUNG – Seorang mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Sayyid Ali Rahmatullah (UIN SATU) Tulungagung ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, Sabtu (27/6). Sebelum ditemukan tak bernyawa, mahasiswa semester delapan Jurusan Pariwisata Syariah tersebut diketahui sempat lembur mengerjakan skripsi bersama seorang temannya hingga dini hari.
Peristiwa itu pertama kali dilaporkan kepada Polres Tulungagung sekitar pukul 14.30 WIB. Mendapat laporan tersebut, petugas Pamapta langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal terhadap korban.
Pamapta 1 Polres Tulungagung, Ipda Aiman Dzaky, mengatakan dari hasil pemeriksaan di lokasi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujarnya.
Polisi kemudian meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk teman korban yang terakhir bersama korban sebelum meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan diketahui korban merupakan mahasiswi semester delapan Jurusan Pariwisata Syariah UIN SATU Tulungagung. Seusai mengikuti aktivitas di kampus, korban kembali ke kamar kos dan mengerjakan tugas skripsi bersama seorang temannya.
Keduanya baru menyelesaikan pekerjaan tersebut sekitar pukul 03.00 WIB, Sabtu dini hari. Setelah itu mereka memutuskan untuk beristirahat di kamar kos.
Sekitar pukul 06.00 WIB, teman korban meninggalkan kamar kos, sementara korban masih tertidur. Dua jam kemudian, teman korban kembali mengecek kondisi korban dan masih mendapati korban berada di tempat tidur.
"Pukul 08.00 WIB teman korban sempat mengecek kondisinya yang masih tertidur. Baru pukul 10.00 WIB korban diketahui meninggal dunia," terang Aiman.
Korban diketahui merupakan warga Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek. Setelah proses identifikasi di lokasi selesai, jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung untuk menjalani visum luar.
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi memperkirakan korban telah meninggal sekitar delapan jam sebelum ditemukan. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.
Aiman menegaskan hingga saat ini penyelidikan masih berlangsung. Polisi juga belum menyimpulkan penyebab kematian korban dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis dari rumah sakit.
Sementara itu, dari keterangan keluarga diketahui korban memiliki riwayat penyakit jantung. Meski demikian, selama menjalani perkuliahan di Tulungagung, korban disebut tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya.
"Kalau dari keluarga, korban memiliki riwayat penyakit jantung. Untuk saat ini masih tahap pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis RSUD dr Iskak," pungkasnya.
Editor : Sandy Sri Yuwana