RADAR TULUNGAGUNG – Tangis haru mewarnai kedatangan jemaah haji asal Tulungagung yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 102 pada Minggu (28/6).
Setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, jemaah haji Tulungagung akhirnya kembali berkumpul bersama keluarga di tanah kelahiran.
Kedatangan jemaah haji tersebut berlangsung di KBIHU Al Hikmah Melathen, Kecamatan Kauman, Tulungagung.
Suasana haru langsung terasa ketika bus yang membawa rombongan memasuki lokasi penyambutan.
Sejumlah pengurus KBIHU Al Hikmah Melathen telah menunggu untuk menyambut kepulangan para jemaah.
Sebelum bertemu dengan keluarga, jemaah terlebih dahulu mengikuti acara penyambutan yang telah disiapkan.
Usai rangkaian acara selesai, para jemaah baru diperbolehkan bertemu dengan keluarga yang sejak pagi menunggu kedatangan mereka.
Momen pertemuan itu pun berlangsung emosional. Tangis bahagia pecah saat jemaah haji bertemu orang tua, pasangan, anak, dan sanak saudara.
Pelukan hangat menjadi tanda rasa syukur setelah lama berpisah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Salah satu jemaah haji asal Desa Suruhanlor, Kecamatan Bandung, Nurhadi, mengaku bersyukur bisa kembali ke Tulungagung dalam kondisi sehat dan selamat.
"Alhamdulillah bisa kembali dengan selamat. Rasanya sangat bahagia bisa bertemu keluarga lagi," ujarnya.
Nurhadi berangkat haji bersama kakak perempuannya. Menurutnya, perjalanan ibadah haji di Arab Saudi menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan tidak terlupakan.
Ia mengakui kondisi cuaca di Tanah Suci cukup menantang karena suhu yang sangat panas.
Baca Juga: Ribuan Jamaah Calon Haji Tulungagung Diberangkatkan, Tiga Batal, Satu Meninggal Dunia
Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk menjalankan seluruh rangkaian ibadah.
"Cuacanya memang panas, tetapi semangat untuk beribadah tetap ada. Semua bisa dijalani dengan ikhlas," katanya.
Selain pengalaman spiritual, Nurhadi juga mengapresiasi pelayanan yang diberikan selama berada di Arab Saudi. Menurutnya, seluruh proses perjalanan haji berjalan dengan baik.
Baca Juga: 365 JCH Tulungagung Masuk Kategori Risiko Tinggi, Bakal Diawasi Ketat Saat Haji 2026
"Pelayanan selama di sana sangat memuaskan. Kami merasa terbantu selama menjalankan ibadah," ungkapnya.
Kepulangan jemaah haji kloter 102 ini menjadi momen yang dinantikan keluarga.
Setelah berbulan-bulan mempersiapkan keberangkatan dan menjalani ibadah di Tanah Suci, para jemaah akhirnya kembali membawa cerita serta pengalaman berharga. ****
Editor : Dharaka R. Perdana